Informasi Teknologi Indonesia (JATI), Komisaris Independen Ini Mundur
:
0
Ilustrasi PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (JATI). dok. EmitenNews.
EmitenNews.com - Komisaris Independen PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (JATI) U Saefudin Noer mengundurkan diri. Perseroan telah menerima pengunduran diri itu, pada 27 Maret 2024.
Dalam keterangan tertulisnya Senin (1/4/2024), Direktur PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk, Yuliana menyampaikan bahwa pada 27 Maret 2024, Perseroan telah menerima surat permohonan pengunduran diri U Saefudin Noer dari jabatanya sebagai Komisaris Independen.
Pengunduran diri ini berlaku efektif sejak Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan terdekat dan menyetujui Pengunduran Diri dari jabatannya dengan memperhatikan ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan dan ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (JATI), atau JATIS Mobile, perusahan di sektor teknologi telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Mei 2023 dengan perolehan dana IPO sebesar Rp65,25 miliar.
Seperti diketahui JATI melepas 652,49 juta saham ke publik dengan harga perdana Rp100 per lembar. Dalam penggunaan dana IPO tersebut, JATI memprioritaskan dalam ekspansi terhadap perkembangan bisnisnya.
Direktur Utama JATIS Mobile Erik Rivai Ridzal dalam IG live bersama Sucor Sekuritas (3/8/2023), bahwa penggunaan dana sebesar 27,58% digunakan untuk pengembangan aplikasi Artificial Intellegence (AI) dan 27,94% akan digunakan untuk modul aplikasi panel interface marketplace Whatsapp e-Commerce dengan nama Beranda Toko.
Telah berdiri selama 18 tahun, JATI dengan bisnis utama meliputi usaha jasa konten SMS, sistem komunikasi data dan aktivitas pemograman berbasis kecerdasan artifisial atau AI.Selain itu, dalam menunjang usahanya JATI melakukan aktivitas perdagangan eceran komputer dan perlengkapan, software dan lain sebagainya. ***
Related News
DSSA Lepas 9,63 Miliar Saham Treasury Mulai 10 Agustus, Siap Tampung?
Harga Rights Issue AHAP Rp50, Anthoni Salim via ACA Serap Rp109,5M
VISI Lunasi Utang BCA Usai Raffi-Nagita Masuk, Liabilitas Turun 82%
ABMM Kebut Produksi Tambang Aceh, Laba Semester I Melonjak 42 Persen
APLN Agresif Pangkas Utang, Kinerja Semester I Ikut Melonjak
Pendapatan KIJA Susut 11 Persen, Recurring Income Malah Dominan





