Investor Tunggu Rilis Inflasi AS, Emas Bertahan di USD4.370
:
0
Harga emas dunia bergerak stabil di kisaran USD4.370 per ons pada perdagangan hari Rabu. (Foto: Magnific)
EmitenNews.com - Harga emas dunia bergerak stabil di kisaran USD4.370 per ons pada perdagangan hari Rabu setelah mengalami pergerakan bergejolak pada awal pekan. Pergerakan datar logam mulia ini terjadi saat para investor global bersiap menanti rilis data inflasi (CPI) Amerika Serikat yang menjadi petunjuk arah kebijakan moneter The Fed.
Pasar keuangan internasional saat ini masih terbelah mengenai peluang Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed dalam menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada September mendatang. Tahanannya suku bunga pada Juli lalu serta lonjakan harga minyak mentah kian memperkuat ekspektasi kebijakan moneter ketat di pasar modal.
Berdasarkan laporan Trading Economics, pergerakan harga emas juga dipengaruhi oleh penilaian pedagang terhadap prospek kesepakatan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.
Menteri Pertahanan Pakistan menyatakan bahwa Washington dan Teheran hampir mencapai kesepakatan mengenai jalur pelayaran vital tersebut, seiring dengan pembicaraan antara Iran dan Oman yang telah memasuki tahap lanjut.
Di tengah ketidakpastian sentimen global, harga emas terus mendapatkan penopang kuat dari tingginya permintaan investasi dan aksi borong cadangan oleh bank sentral, khususnya Bank Sentral China.
Bank Sentral China tercatat menambah sekitar 20 ton emas ke dalam cadangan divisanya pada bulan Juli. Pembelian ini meningkat signifikan dibandingkan bulan Juni yang tercatat sebesar 15 ton, sekaligus menandai akumulasi bulanan terbesar sejak Oktober 2023.
Stabilnya harga emas global ini menjadi perhatian para pelaku pasar dan investor ritel di Indonesia dalam mengantisipasi pergerakan harga komoditas serta nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.(*)
Related News
Pasar Pantau Isu AS-Iran, Minyak Bertahan di USD83
IPR Juli Tumbuh, Prospek Ritel Mamin Tetap Cerah
BUMN Ini Tunda Pembayaran Bunga Obligasi Saat Jatuh Tempo ke 2027
Permudah Transaksi, Home Credit BayarNanti Kini Hadir di Indomaret
Kejar Target Ekspor USD315 Miliar, Wamendag Ungkap Jurus Pemerintah
Tangani Masalah Lingkungan, Bank Jakarta Bangun Biodigester Komunal





