IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

Ironi Petani Rumput Laut, Produksi Melimpah tetapi Mereka Miskin

10/06/2021, 17:11 WIB

Ironi Petani Rumput Laut, Produksi Melimpah tetapi Mereka Miskin

EmitenNews.com - Ini ironi petani rumput laut di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Ada yang salah dalam pemberdayaan petani selama ini, sehingga etos kerjanya bagus, produksi melimpah tetapi kehidupan mereka cenderung miskin. Karena itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mendorong pemerintah daerah lebih memberdayakan para petani rumput laut.

 

"Tolong berdayakan petani, terutama petani rumput laut karena pantai di Bulukumba ini bagus, bersih, panjang, kandungan airnya juga sangat memungkinkan, sangat cocok untuk rumput laut," ujar Muhadjir Effendy ketika memberikan orasi ilmiah di acara Wisuda Universitas Muhammadiyah Bulukumba, Kamis (10/6/2021). 

 

Dalam siaran pers, Muhadjir mengatakan, sempat berbincang dengan petani rumput laut di pesisir Pantai Bulukumba. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menilai, para petani rumput laut dan nelayan di Bulukumba pekerja keras. Pagi hari mereka sudah memanen rumput lautnya, memanen ikan. “Saya tanyakan berapa harga rumput lautnya kalau dijual, ternyata hanya Rp15 ribu per kilogram."

 

Pendapatan mereka itu tidak sebanding dengan kerja keras, dan nilai komoditas yang mereka garap. Muhadjir mengungkapkan, jika dibandingkan dengan harga impor plastik pembungkus makanan olahan seperti sosis yang bisa mencapai Rp1 juta per kilogram, harga bahan baku rumput laut di Bulukumba sangat rendah. Faktanya, bahan dasar plastik pembungkus makanan olahan itu justru rumput laut yang diekspor ke Jerman. 


Author: N A