IRSX Dirikan Anak Usaha Bidang Produksi Film Pendek
:
0
Manajemen IRSX ketika mencatatkan sahamnya di BEI.
EmitenNews.com - PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX), perusahaan yang bergerak di bidang pemrograman komputer, resmi mendirikan anak usaha baru bernama PT Folago Picture Indonesia pada 28 Agustus 2025.
Berdasarkan Akta No. 29 yang dibuat di hadapan notaris Detisyah Agrimerinda, SH., M.Kn, yang berkedudukan di Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Aviana menguasai 99,20% atau 124 lembar saham senilai Rp1 juta per saham, setara Rp124 juta, sementara Subioto Jingga memegang 1 lembar saham senilai Rp1 juta.
PT Folago Picture Indonesia akan beroperasi sebagai Short Movie Production House yang berfokus pada produksi film pendek. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi Aviana ke industri kreatif, khususnya di bidang produksi konten film pendek berbasis digital.
Fajar Indrayanto Corporate Secretary IRSX dalam keterangan tertulisnya Kamis (11/9) menegaskan bahwa pendirian entitas baru ini diharapkan dapat memperluas lini bisnis perusahaan dan membuka peluang pertumbuhan baru di sektor industri kreatif, sejalan dengan perkembangan tren konsumsi konten digital di Indonesia.
Seperti diketahui PT Aviana Sinar Abadi Tbk. (IRSX), emiten teknologi digital mengalami pergantian kendali saham.
PT Matra Tri Abadi (MTA), perusahaan yang bergerak di sektor perdagangan besar, resmi menyatakan akan mengambil alih mayoritas saham IRSX dari dua pemegang lama: PT MDI Ventures dan PT Harapan Ruang Investindo (HRI).
MTA mengakuisisi 1,08 miliar saham milik MDI Ventures (setara 21,60%) dan 960 juta saham milik HRI (19,20%). Totalnya, MTA akan menggenggam 40,80% saham IRSX dan otomatis menjadi pemegang saham pengendali baru.
Related News
Folago Global Nusantara (IRSX) Berhasil Cetak Laba Bersih di 1Q 2026
Pasok Modal Kerja Arutmin, BUMI Terbitkan Obligasi Rp1,8 Triliun
Pendapatan BUMI Tembus USD417 Juta Q1-2026, Laba Lompat 35,16 Persen!
Penjualan Lesu, Laba Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Drop Dobel Digit
Rampungkan Proyek Jumbo, Emiten Semen BUMN Ini Siap Serbu Pasar Ekspor
Penjualan Terkoreksi, Laba GJTL Tetap Tumbuh 7,77 Persen di Q1-2026





