Izin Entitas Usaha Dicabut, Ini Penjelasan United Tractors (UNTR)
:
0
Suasana area pertambangan milik Agincourt Resources di Sobolga. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Entitas United Trators (UNTR) masuk barisan 28 perusahaan yang izinnya dicabut pemerintah. Ya, Agincourt Resources (AR), salah satu korporasi pelanggar pemanfaatan kawasan hutan. Pencabutan izin tersebut dilakukan Prabowo Subianto.
”Sampai dengan saat ini, perseroan belum bisa memberikan informasi lebih lanjut mengingat AR belum menerima pemberitahuan resmi, dan sedang menindaklanjuti hal tersebut dengan instansi terkait,” tegas Ari Setiyawan, Corporate Seretary United Tractors.
AR akan menghormati setiap keputusan pemerintah, dan tetap menjaga hak AR sesuai dengan peraturan perundangan berlaku. AR senantiasa menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), Good Mining Practices dan Environmental Protection serta berkomitmen penuh untuk mematuhi seluruh peraturan.
AR bergerak bidang usaha pertambangan emas, dan perak. AR mengoperasikan Tambang Emas Martabe berlokasi di Kabupaten Tapanuli Selatan berdasar Kontrak Karya Generasi VI tahun 1997. Berdasar informasi, AR belum menerima pemberitahuan resmi dan sedang menindaklanjuti hal tersebut dengan instansi terkait.
Perseroan telah meminta AR untuk memantau perkembangan, dan mempelajari situasi ini dengan saksama serta melakukan tindakan yang diperlukan sesuai peraturan perundang-undangan berlaku. Pada 20 Januari 2026, AR mengetahui informasi melalui media ada gugatan dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Sampai dengan saat ini, AR belum menerima surat pemberitahuan dan/atau panggilan resmi atas gugatan tersebut dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sehingga, perseroan belum dapat memberikan informasi lebih lanjut. (*)
Related News
Tambah Modal Simas Bank Timor Leste, SMMA Perkuat Operasional
BLOG Sudah Pakai Semua Dana IPO, Terbesar Rp92M Simpan Sini Aja
Perluas Akses Nasabah, BNI (BBNI) Pasarkan SBR015 Lewat wondr by BNI
Pembiayaan BSI (BRIS) Tumbuh Lebih Agresif, Capai Rp344 Triliun
Dirut Intikeramik (IKAI) Perdana Borong 5 Juta Saham, Saham Ikut Naik
Dirut IKAI Borong 5 Juta Lembar Saham, Harganya Kini Melejit 15%





