Jadi Pengendali Mitra Investindo (MITI), Inti Bina Utama Ancang-ancang Tender Offer
:
0
EmitenNews.com - Inti Bina Utama (IBU) menjadi pengendali anyar Mitra Investindo (MITI). Itu setelah mengeksekusi right issue Mitra Investindo senilai Rp178 miliar. IBU menyerok 1.078.787.879 helai alias 1,07 miliar lembar dengan harga pelaksanaan Rp165 per eksemplar.
IBU mengeksekusi right issue setara 30,63 persen saham kelas B yang menjadi hak PT Prime Asia Capital (PAC). Di mana, PAC mengalihkan hak tersebut kepada IBU. Dengan begitu, IBU menjadi pengendali baru Mitra Investindo.
Penyetoran tunai atas 1,07 miliar lembar saham seri B telah dilakukan IBU. Setoran tunai itu telah diterima pada rekening penampungan right issue perseroan, akan memberikan dampak positif bagi perseroan. Peningkatan modal itu, akan memperkuat struktur permodalan perseroan.
Selanjutnya, IBU sebagai pengendali perseroan, sebagaimana disyaratkan POJK No 9/2018 akan melakukan tender offer atas seluruh saham milik masyarakat. ”Pelaksanaan tender offer akan diumumkan ke publik sesuai ketentuan POJK No 9/2018,” tulis Andreas Tjahjadi, Presiden Direktur Mitra Investindo.
Sekadar informasi, Mitra Investindo menjajakan right issue maksimal 1,55 miliar saham seri B bernominal Rp50 per eksemplar. Dengan banderol Rp165 per lembar, perseroan akan meraup dana right issue Rp257,17 miliar. Right issue menyasar investor dengan nama tercatat sebagai pemegang saham pada 2 Desember 2022.
Setiap pemilik 500 saham berhak 319 HMETd. Setiap satu HMETD dapat ditukarkan dengan satu saham baru. Prime Asia Capital, pemegang saham utama dan pemegang saham pengendali perseroan dengan kepemilikan 69,32 persen mengalihkan sebagian haknya yaitu 1,07 miliar helai kepada IBU. (*)
Related News
DSSA Lepas 9,63 Miliar Saham Treasury Mulai 10 Agustus, Siap Tampung?
Harga Rights Issue AHAP Rp50, Anthoni Salim via ACA Serap Rp109,5M
VISI Lunasi Utang BCA Usai Raffi-Nagita Masuk, Liabilitas Turun 82%
ABMM Kebut Produksi Tambang Aceh, Laba Semester I Melonjak 42 Persen
APLN Agresif Pangkas Utang, Kinerja Semester I Ikut Melonjak
Pendapatan KIJA Susut 11 Persen, Recurring Income Malah Dominan





