Jalankan Mandat, ADRO Kebut Buyback Rp5 Triliun
:
0
Potret pekerja tambang emiten dari Adaro Group tengah beristirahat dari sela-sela pekerjaan. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Alamtri Indonesia (ADRO) mengebut pebelian kembali saham alias buyback senilai Rp5 triliun. Itu setelah emiten besutan Boy Thohir tersebut mengantongi restu dari para investor. Izin itu meluncur deras dari para pemodal dalam rapat umum pemegang saham tahunan pada 17 April 2026 lalu.
Dukungan investor itu sangat luar biasa. Itu ditunjukkan dengan suara setuju mencapai 23,77 miliar saham setara 90,09 persen dengan kuorum kehadiran 83,293 persen. Buyback akan dilakukan dalam tempo 12 bulan sejak 18 April 2026.
Jumlah nilai nominal saham tidak akan melebihi 10 persen dari jumlah modal ditempatkan, dan tidak menyebabkan kekayaan bersih menyusut. Dengan posisi dan kinerja keuangan saat ini, perseroan berkeyakinan buyback tidak memberi dampak buruk terhadap kegiatan usaha, dan pertumbuhan di masa mendatang.
Kalau perseroan menggunakan seluruh anggaran buyback, maka jumlah aset dan ekuitas akan maksimal Rp5 triliun. Perseroan berharap pelaksanaan pembelian kembali saham akan memberikan tingkat pengembalian yang baik bagi pemegang saham, dan meningkatkan kepercayaan investor. Dengan begitu, harga saham perseroan dapat mencerminkan kondisi fundamental sebenarnya. (*)
Related News
Laba Bersih KAQI Tumbuh Kuat 84 Persen di Kuartal III-2026
BIKE Teken MoU dengan Pasar Jaya, Garap Proyek Pasar Minggu Rp1,1T
HATM Kantongi Fasilitas Kredit dari BCA, Manajemen Ungkap Tujuannya
VICI Angkat Rahayu Saraswati Jadi Wakomut, Siap Ekspansi Mancanegara
Tutup Kuartal III 2026, EMMI Kemas Pendapatan Turun-Rugi Bersih
Masih Bertahan di MSCI, Emiten Grup Bakrie Cetak Laba Turun di Q3 2026





