Jamin Ketersediaan LPG di Sulsel, Elnusa (ELSA) Bangun Pabrik TLPG di Kolaka
:
0
EmitenNews.com - PT Elnusa Tbk (ELSA) melalui entitas anak usahanya PT Elnusa Petrofin (EPN) menggelar seremonial peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan proyek Terminal Liquefied Petroleum Gas (TLPG) Pertamina di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Jumat, 26 November 2021. Proyek tersebut berada di sebelah tenggara Fuel Terminal Pertamina Kolaka, di daerah Kolakaasi.
Groundbreaking yang dilakukan oleh EPN ini sebagai upaya untuk turut mendukung Pertamina dalam menjamin ketersediaan LPG di Sulawesi Tenggara dan sesuai dengan keputusan Menteri ESDM 2157 K/lO/MEM/2017 mengenai pembangunan sarana dan infrastruktur penyimpanan LPG.
Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Utama PT Elnusa Petrofin Haris Syahrudin beserta jajaran Direksi Elnusa Petrofin lainnya, VP Joint Terminal Service Operation Subholding Commercial & Trading PT Pertamina Patra Niaga Isnanto Isnanto Suseno, Executive GM Marketing Operation Region Sulawesi Pertamina Agus Dwi Djatmoko. Selain itu turut hadir Bupati Kolaka Ahmad Safei beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Kolaka dan jajaran kepala dinas terkait.
Terminal LPG Kolaka akan diintegrasikan dengan Fuel Terminal Kolaka dengan luas lahan kurang lebih 9.589 m2 untuk lokasi sarana fasilitas TLPG dan luas area 2.718 m2 sebagai area pembangunan sarana fasilitas Terminal LPG. Sehingga total luasan areal pembangunan Terminal LPG kolaka 12.000 m2.
Pembangunan Terminal LPG Kolaka ini mencakup Tanki Bola (Spherical Tank) berkapasitas 2 x 1.500 MT dengan kelengkapan sarana fasilitas Pompa LPG, Loading Bay ke Skid tank LPG, dan sarana pendukung operasional yang mumpuni. Diperkirakan proyek ini selesai dalam waktu 24 bulan.
Related News
SOFA Gabung Konsorsium PSEL Danantara-Zhejiang Weiming, Garap 2 Kota!
Aksi Serok Saham BAPA, Belvin Ngaku Tak Sadar Akumulasi 7 Persen Lebih
Makin Solid, mahakaX (ABBA) Perkuat Keberlanjutan Kinerja Positif
Merck (MERK) Sebar Dividen Rp275 per Lembar, Setara Separuh Laba 2025
PGUN Sisihkan Rp119 Miliar Laba Ditahan, Dividen Tetap Jalan
MSTI Bagi Dividen Final Rp106/Lembar, Yield Capai 7,54 Persen





