Jasnita (JAST) Hadirkan Layanan Contact Center Berbasis AI
:
0
Gambar emiten PT Jasnita Telekomindo Tbk. (JAST)
EmitenNews.com - PT Jasnita Telekomindo Tbk. (JAST) memperkenalkan layanan Contact Center AI Driven, yang dirancang untuk menjawab tantangan layanan pelanggan di era digital.
Corporate Secretary JAST, Nathania Olinda, menjelaskan bahwa layanan ini hadir di tengah transformasi teknologi dan perubahan perilaku konsumen, terutama dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.
“Solusi Contact Center berbasis kecerdasan buatan bertujuan mengoptimalkan interaksi perusahaan dengan pelanggan melalui otomatisasi, analisis data, dan personalisasi pengalaman,” ujar Nathania dalam siaran pers, Selasa (3/12).
Sistem Contact Center AI Driven dilengkapi dengan fitur seperti chatbot dan asisten virtual untuk layanan 24/7, analisis data dan sentimen pelanggan, serta integrasi multisaluran yang mengelola komunikasi melalui telepon, email, chat, hingga media sosial.
Sistem ini juga memungkinkan personalisasi layanan berdasarkan sejarah interaksi pelanggan, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya.
Jasnita juga menyoroti potensi masa depan solusi ini, termasuk pengembangan teknologi AI yang lebih canggih, integrasi dengan Internet of Things (IoT), dan model hibrida yang menggabungkan teknologi AI dengan interaksi manusia untuk menangani kasus kompleks.
Untuk perusahaan yang ingin mengadopsi sistem ini, Jasnita merekomendasikan pilot project dan pelatihan karyawan agar mampu bekerja secara efektif dengan teknologi AI.
“PT Jasnita Telekomindo Tbk. optimis bahwa solusi ini akan membawa perubahan signifikan dalam layanan pelanggan, sekaligus menjadikan kami sebagai mitra strategis dalam transformasi digital perusahaan,” tutup Nathania.
Related News
Membalik Rugi, Untung Phapros Melonjak 112,86 Persen di Q1-2026
Tak Bagi Dividen, RUPST Sreeya (SIPD) Reshuffle Komisaris
PRDA Bagi Dividen Rp144M, Laba Turun Tapi Payout Naik ke 70 Persen
SFAN Otw Restrukturisasi Anak Usaha, Sederhanakan Struktur Grup
Pendapatan Naik, Laba MSIE Malah Drop 15,9 Persen
BEI Gembok Lagi Saham WBSA dan BAIK, Kapan Bakal Dibuka?





