EmitenNews.com - Sumber Garam Pratama mengurangi timbunan saham multi Garam Pratama (FOLK). Tindakan itu dilakukan dengan melepas 25 juta saham perseroan. Pengurangan saham tersebut telah ditahbiskan pada 14 Oktober 2026, tepat dua hari jelanng bom atom Morgan Stanley Capital International (MSCI) menghantam pasar modal nusantara.

Penjualan dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp100 per helai. Dengan skema harga itu, Sumber Garam Pratama mengantongi dana taktis senilai Rp2,5 miliar. Sebagai konsekuensi dari transaksi tersebut, timbunan saham FOLK dalam genggaman Sumber Garam mengalami penyusutan.

Tepatanya, menjadi tersisa 824,76 juta eksemplar alias setara dengan porsi kepemilikan 20,1587 persen. Turun dari periode sebelum transaksi dengan tabulasi 849,76 juta lembar. Porsi saham sebelum transaksi tersebut selevel dengan 20,7697 persen.

Di sisi lain, saham FOLK pada perdagangan Jumat, 16 Oktober 2026 menyusuri lorong auto reject bawah (ARB). Itu setelah anjlok 14,44 persen alias 13 poin menjadi Rp77. Saham FOLK sempat bangkit menyentuh level Rp80 pada pukul 09.30 WIB. Namun, setelah itu tidak kuat menahan tekanan jual, dan ARB sepanjang perdagangan. (*)