Jinlong Buka Tender Wajib FITT di Rp296, Deadline 6 Maret
:
0
Hotel kelolaan PT Hotel Fitra International Tbk (FITT)
EmitenNews.com - PT Jinlong Resources Investment (JRI) resmi mengumumkan pelaksanaan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) atas saham PT Hotel Fitra International Tbk (FITT). Periode tender berlangsung selama 30 hari kalender, mulai 5 Februari 2026 pukul 09.00 WIB hingga 6 Maret 2026 pukul 15.00 WIB.
Aksi MTO ini merupakan konsekuensi pengambilalihan FITT yang dilakukan JRI pada 12 Desember 2025. Dalam transaksi tersebut, JRI membeli 627 juta saham atau setara 48,07% dari modal ditempatkan dan disetor penuh FITT dari PT Gloria Inti Nusantara, Hendra Sutanto, dan Richard Suwandi Lie, sehingga resmi menjadi pengendali baru Perseroan.
Tak berhenti di situ, JRI juga melakukan pembelian tambahan pada 16 Desember 2025 dari sejumlah pihak, termasuk PT Bangun Nusa Cemerlang dan individu lainnya, dengan total 405,39 juta saham atau setara 31,08%. Dengan demikian, kepemilikan JRI di FITT telah melampaui mayoritas.
Sesuai POJK No. 9/2018, pengendali baru wajib melakukan Penawaran Tender Wajib kepada pemegang saham publik. Dalam MTO ini, JRI menawarkan pembelian atas sebanyak-banyaknya 271.874.551 saham atau sekitar 20,84% dari modal ditempatkan dan disetor penuh FITT.
Harga tender ditetapkan sebesar Rp296 per saham, dengan nilai maksimal transaksi mencapai Rp80,47 miliar. JRI menegaskan telah menyiapkan dana yang cukup untuk menyelesaikan seluruh kewajiban pembayaran dalam pelaksanaan tender ini. PT CGS International Sekuritas Indonesia ditunjuk sebagai perantara pelaksana Penawaran Tender Wajib.
Manajemen JRI menegaskan, MTO ini bertujuan memberikan kesempatan kepada pemegang saham publik yang berminat melepas sahamnya dengan harga yang dinilai relatif baik. JRI juga memastikan tidak memiliki rencana untuk melikuidasi Perseroan, melakukan delisting, maupun mengubah status FITT menjadi perusahaan tertutup (go private).
Related News
TLKM Ubah Pengurus, Dian Siswarini Diganti Nanang Hendarno
Perkuat Investasi, Direktur Ini Akumulasi Saham Paragon Karya (PKPK)
Untuk Modal Kerja, PTBA Tambah Utang Jumbo Rp6T dari BRI dan BMRI
Pemegang Saham Terbesar PEGE Kurangi Kepemilikan, Raup Rp29,64 Miliar
Bina Buana Raya (BBRM) Tambah Armada, Beli Kapal AHTS USD12,1 Juta
DMS Propertindo (KOTA) dan CLIEC Mulai Eksekusi Urbana Hub di Surabaya





