Kapok Rugi, Laba Panorama (PANR) Semester I-2023 Melangit 352 Persen Jadi Rp42 Miliar
:
0
EmitenNews.com - Panorama Sentrawisata (PANR) medio 2023 menoreh laba bersih Rp42,02 miliar. Melejit 352 persen dari posisi sama tahun lalu dengan tabulasi rugi Rp16,66 miliar. Walhasil, laba per saham merangsek naik ke posisi Rp35,02 dari periode sama tahun sebelumnya minus Rp13,89.
Pendapatan melambung 222 persen menjadi Rp1,37 triliun dari edisi sama tahun sebelumnya Rp426,31 miliar. Beban pokok pendapatan Rp1,21 triliun, membengkak dari periode sama tahun sebelumnya Rp386,75 miliar. Laba kotor terkumpul Rp160,99 miliar, menanjak 306 persen dari posisi sama tahun lalu Rp39,56 miliar.
Beban penjualan Rp14,84 miliar, bengkak dari Rp3,08 miliar. Beban umum dan administrasi Rp65,88 miliar, naik dari Rp54,65 miliar. Laba usaha melangit 541 persen menjadi Rp80,26 miliar dari periode sama tahun sebelumnya minus Rp18,16 miliar. Pendapatan keuangan Rp3,64 miliar, melejit dari Rp2,38 miliar. Beban keuangan Rp21,35 miliar, susut dari Rp24,69 miliar.
Bagian atas laba bersih entitas asosiasi Rp10,23 miliar, meroket dari Rp2,14 miliar. Selisih kurs bersih Rp1,65 miliar, melesat dari Rp531 juta. Lain-lain bersih Rp15,33 miliar, menanjak dari Rp10,04 miliar. Laba sebelum manfaat pajak final, dan pajak penghasilan Rp89,77 miliar, meroket signifikan dari rugi Rp27,75 miliar.
Laba periode berjalan Rp76 miliar, melejit 468 persen dari periode sama tahun sebelumnya minus senilai Rp20,64 miliar. Jumlah ekuitas Rp647,91 miliar, naik dari posisi akhir 2022 sebesar Rp573,71 miliar. Total liabilitas Rp975,48 miliar, naik dari akhir tahun lalu Rp970,2 miliar. Jumlah aset Rp1,62 triliun, menanjak dari akhir tahun lalu Rp1,54 triliun. (*)
Related News
Saldo Laba 2025 Menggunung, KKGI Kucurkan Dividen Tunai Rp20 per Saham
INET Akuisisi 60% Saham SGI, Bidik Pendapatan Berulang Jangka Panjang
Anak Usaha GEMS Tambah Lagi Capex, Ada Dana Segar dari BMRI
Bebas dari Suspensi: 2 Saham Lanjut Ngebut, 1 Ambruk 13 Hari Berturut!
Meski Diterpa UMA BEI, Saham Ini Justru Loncat 27 Persen di Pembukaan
GRPH Bidik Okupansi Hotel 70% di 2026, Saham Suspen Bagaimana?





