EmitenNews.com - Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat, kembali melayani penerbangan komersial mulai 1 Agustus. Untuk itu, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menegaskan lagi arah baru bagi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka, ditransformasikan menjadi pusat integrasi industri pertahanan nasional.

Informasi yang ada menyebutkan, rencana pembentukan klaster industri militer dalam negeri ini, disiapkan untuk menampung konsolidasi BUMN pertahanan, seperti PT Dirgantara Indonesia (PTDI) hingga PT Pindad. Sasarannya mendukung pangkalan operasional serta perakitan pesawat militer.

"Untuk Bandara Kertajati, kita sudah melakukan pembicaraan termasuk dengan Pak Presiden waktu di Karawang. Harapannya, Bandara Kertajati itu menjadi pusat industri pertahanan dalam negeri," ungkap Gubernur Dedi Mulyadi seusai peresmian dimulainya proyek BRT Cekungan Bandung di Terminal Leuwipanjang Bandung, Rabu (22/7/2026).

Pembagian peran fungsional ini menjadi solusi taktis agar BIJB Kertajati tetap optimal menopang ekosistem strategis negara, sedangkan penerbangan komersial jarak pendek dan menengah difokuskan kembali di Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung.

"Jadi digunakan untuk pesawat-pesawat militer. Kita berharap juga seluruh industri pertahanan dalam negeri termasuk PT DI, Pindad, semuanya berpusat di Kertajati. Dan nanti Husein fokus menjadi bandara komersial," tutur Gubernur KDM.

Pada saat yang sama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan ada dukungan penuh pemerintah pusat terhadap gagasan Gubernur Jabar tersebut. Pemerintah pusat terus berkoordinasi secara matang agar pembagian peran antara Bandara Kertajati dan Bandara Husein memberikan dampak ekonomi-geopolitik yang optimal bagi daerah.

"Apapun yang menjadi harapan dari pemerintah daerah, kami akan mendukung keterkaitan dengan Bandara Kertajati. Pak Gubernur juga sudah mengambil langkah-langkah berbicara dengan pemerintah pusat bagaimana menyikapi Bandara Kertajati berkaitan dengan pembukaan kembali Bandara Husein," kata Dudy.

Dudy meyakini sinergi antara pemerintah pusat dan Pemprov Jabar dalam menata kembali fungsi BIJB Kertajati sebagai basis industri alutsista akan melahirkan keputusan terbaik bagi konektivitas serta ketahanan nasional. ***