Kembangkan AI Data Center, ini Kata Bos MGLV
:
0
Penampakan logo NexAI Digital. Foto - Dok MGLV
EmitenNews.com - NexAI Digital Infrastruktur (MGLV) merancang right issue Rp2,54 triliun. Itu dengan melepas maksimal 285.732.512 saham biasa baru dengan harga pelaksanaan Rp8.880. Hasil dana right issue untuk mengembangkan layanan pusat data kecerdasan buatan (artificial intelligence data center).
MGLV menyodorkan right issue dengan rasio 100:15. Artinya, setiap pemilik 100 saham lama berhak atas 15 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). So, setiap 1 HMETD berhak menebbus satu saham anyar sesuai harga pelaksanaan. PT Nextier Datamate Center (NDC), pemegang saham utama menyerap seluruh HMETD Rp1,65 triliun.
Ahmad Zulfikar, Presiden Direktur NexAI mengaku dana hasil right issue untuk mendukung pembangunan AI data center standar tier III, sejalan arah bisnis baru telah disetujui pemegang saham. ”Ini langkah konkret kami merealisasikan visi transformasi. Kami rakit data center untuk mendukung kebutuhan hosting chip AI dengan teknologi terbaru tersedia di industri saat ini,” tegasnya.
Sesuai dengan prospektus singkat yang telah diterbitkan, NexAI berencana memanfaatkan dana right issue sebagai suntikan modal kepada dua anak usaha yaitu Nextier Askara Center (NAC), dan PT Nextier GenAi Center (NGC). Kedua perusahaan akan mengembangkan AI data center yang memiliki kapasitas 102 Megawatt (MW).
NAC, telah mengoperasikan data center 6MW, sedang memperbesar kapasitas tambahan sebesar 36MW di Jababeka, Jawa Barat. Sementara, NGC sedang membangun AI Data Center dengan kapasitas 60MW di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah. Selain itu, dana right issue untuk mengakuisisi piutang NDC dari NAC dan NGC.
Tindaakan itu, sebagai bagian dari penguatan struktur modal usaha untuk mendukung implementasi strategi baru perseroan. Pemegang saham lawas tidak melaksanakan haknya akan mengalami dilusi maksimum 13,04 persen. HMETD akan diberikan kepada pemegang saham dengan nama tercantum pada daftar pemegang saham per 3 November 2026 (indikasi jadwal). Periode pelaksanaan HMETD dilakukan pada 5 November 2026 - 18 November 2026 (indikasi jadwal). (*)
Related News
Layangkan Somasi, Kuasa Hukum BTN Ungkap Fakta Isu Rp17 Miliar
Astra (ASII) Pede Pulih di 2H26, Gelontorkan Capex Rp36T Untuk Ini
LIFE Genjot Pertumbuhan Berkualitas, Profitabilitas Meningkat
DKFT Bagi-Bagi ‘Uang Saku’, Cum Dividen Interim Hari Ini
IPAC Cabut dari Bursa, Pengendali Tawar Saham Publik Rp250 per Helai
Pemegang Obligasi Tolak Restrukturisasi, PTPP Anjlok ke idB





