EmitenNews.com - Pemerintah terus berupaya membuka potensi pasar bagi produk UMKM. Kali ini, Kementerian Perdagangan mempertemukan tiga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan calon pembeli dari tujuh negara. Pertemuan dilakoni melalui kegiatan jejaring bisnis (business networking) bulanan.

Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/5/2026), Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan ketiga eksportir tersebut merupakan anggota InaExport.

Para pelaku usaha ini dipertemukan dengan perwakilan kedutaan besar dan lembaga promosi perdagangan dari Vietnam, Afrika Selatan, Timor Leste, Peru, Uni Emirat Arab, Jepang, dan Kanada.

Puntodewi mengungkapkan, business networking kali ini menghadirkan tiga UMKM serta perwakilan diplomatik dan lembaga promosi perdagangan internasional sebagai cara menjaring buyer asing. Upaya ini membuka peluang produk berkualitas Indonesia serta menjajaki daya saing dan potensi pasarnya di luar negeri.

Tiga pelaku usaha mempresentasikan masing-masing produknya yang siap ekspor. Di dalamnya ada kopi specialty, cokelat, dan wadah hortikultura yang dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi ekstrem.

"Setiap eksportir mendapat kesempatan memaparkan keunggulan produk sekaligus mengeksplorasi kemungkinan kerja sama dagang dan potensi pasar di negara-negara mitra," kata Puntodewi.

Untuk memaksimalkan ekspor, Puntodewi mengajak lebih banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk memanfaatkan layanan InaExport. Platform tersebut menjadi salah satu instrumen utama promosi digital yang menghubungkan eksportir Indonesia dengan pembeli internasional dan perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri. ***