EmitenNews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat idA- dengan prospek stabil untuk produsen peralatan listrik PT Maxima Daya Indonesia (MDI). Peringkat tersebut mencerminkan profil keuangan perusahaan yang solid serta sinergi yang kuat dengan Grup PLN.

Berdasarkan laporan Ikhtisar Peringkat Pefindo yang dirilis Rabu (14/10), peringkat MDI dibatasi oleh tingkat diversifikasi yang moderat serta paparan terhadap volatilitas harga bahan baku.

Pefindo mencatat bahwa peringkat MDI dapat dinaikkan apabila perusahaan secara signifikan memperkuat posisi bisnisnya. Hal tersebut dibuktikan melalui pertumbuhan pendapatan dan EBITDA yang kuat sambil tetap mempertahankan profil keuangan yang solid.

Sebaliknya, peringkat dapat diturunkan jika kinerja bisnis atau perlindungan arus kas MDI melemah. Pelemahan tersebut dapat diakibatkan oleh penurunan margin yang signifikan atau akumulasi investasi yang didanai utang lebih tinggi dari yang diproyeksikan.

Didirikan pada tahun 2012, MDI merupakan perusahaan manufaktur yang berfokus pada peralatan distribusi listrik dan infrastruktur pendukung di Indonesia. Produk utamanya mencakup transformator (trafo) distribusi tegangan menengah dan tiang beton.

Guna mendukung operasional, perusahaan mengoperasikan dua pabrik transformator di Mojokerto dan Medan dengan total kapasitas produksi tahunan 5.112 unit. MDI juga memiliki dua pabrik tiang beton di Medan dan Muara Enim dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 30.000 unit.

Dari struktur kepemilikan saham per 30 Juni 2026, mayoritas saham MDI dikuasai oleh Dana Pensiun PT PLN (Persero) sebesar 58 persen. Pemegang saham lainnya terdiri dari YPK PT PLN (Persero) sebesar 31,3 persen, Yayasan Kesejahteraan PT PLN Nusantara Power sebesar 4,8 persen, dan pemegang saham lainnya sebesar 5,9 persen.(*)