EmitenNews.com - Setelah berhasil menjaga pertumbuhan penjualan pada tahun 2024, PT Kimia Farma Tbk (KAEF), perusahaan healthcare terintegrasi dari hulu ke hilir, optimistis mampu meningkatkan penjualan pada tahun 2025.

Di tengah berbagai tantangan industri farmasi pada tahun 2024, Kimia Farma berhasil melakukan perbaikan kinerja keuangan secara signifikan.

Transformasi bisnis yang dilakukan Kimia Farma sejak tahun lalu berdampak positif terhadap pertumbuhan penjualan, penurunan COGS (beban pokok penjualan) dan penurunan beban usaha.

Dengan pertumbuhan penjualan yang fokus pada profitabilitas dan optimalisasi kinerja biaya, serta efektifnya restrukturisasi hutang pada beberapa bank, membuat Kimia Farma berhasil mencetak penurunan rugi bersih sebesar Rp1,05 triliun pada tahun 2024.

Pencapaian ini memperbaiki kinerja keuangan Kimia Farma dan meneruskan tren positif yang berkelanjutan di tahun 2025. Kimia Farma terus melakukan transformasi bisnis secara menyeluruh.

Perseroan menjalankan tiga strategi utama untuk menghadapi dinamika industri farmasi nasional yang kompetitif, sekaligus untuk mewujudkan pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan. Pertama, penguatan fundamental bisnis melalui simplifikasi portofolio produk dengan mendorong produk unggulan yang bernilai tinggi dan memiliki margin kompetitif.

Kedua, optimalisasi saluran penjualan untuk memperluas jangkauan dan memperkuat penetrasi pasar, sehingga mampu meningkatkan daya saing dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Ketiga, memperkuat digitalisasi di sektor apotek dan inovasi produk melalui pengembangan produk baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan tren kesehatan masyarakat.

Di sisi lain, perseroan juga menjalankan optimalisasi keuangan melalui cost efficiency dan cost control yaitu ?? optimalisasi HPP dan pengendalian biaya operasional. Melalui implementasi tersebut, perseroan optimistis dapat memperkuat posisinya di industri farmasi nasional dan mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Kimia Farma juga mendukung terciptanya akses kesehatan yang mandiri, berkualitas, dan terjangkau bagi masyarakat, sejalan dengan Asta Cita Presiden RI.