Kinerja Moncer, Grup Sinarmas Tabur Dividen Jumbo, Yield 8,38 Persen
:
0
Petugas lapangan tengah berdiskusi di area pertambangan perseroan. Foto - Dok GEMS
EmitenNews.com - Golden Energy Mines (GEMS) menebar dividen interim USD200 juta atau Rp3,57 triliun denga asumsi kurs Rp17.877 per dolar Amerika Serikat (USD). Alokasi dividen itu, diambil sekitar 90,92 persen dari tabulasi laba bersih medio 2026 di kisaran USD219,96 juta.
Dengan demikian, para investor akan mendapat santunan dividen USD0,034 setara Rp607,82 per eksemplar. Berdasar penutupan perdagangan saham GEMS 30 September 2026 di level Rp7.250, maka emiten batu bara besutan Sinarmas Group itu, menawarkan dividen yield 8,38 persen.
Keputusan pembagian dividen interim itu, telah dipatenkan oleh dewan direksi dan diamini dewan komisaris pada 29 September 2026. Dengan begitu, jadwal dividen interim GEMS menjadi sebagai berikut. Cum date pasar reguler dan pasar negosiasi pada 8 Oktober 2026. Ex date pasar reguler dan pasar negosiasi pada 9 Oktober 2026. Cum date pasar tunai pada 12 Oktober 2026.
Ex date pasar tunai pada 13 Oktober 2026. Daftar pemegang saham berhak atas dividen tunai alias recording date pada 12 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen interim akan dilakukan pada 22 Oktober 2026. Sekadar informasi, sepanjang medio 2026, GEMS mengemas laba bersih USD219,96 juta.
Melonjak signifikan 45 persen dari periode sama 2025 senilai USD151,67 juta. Pendapatan usaha USD1,49 miliar, melejit 30,70 persen dari posisi sama tahun lalu USD1,14 miliar. Beban pokok penjualan USD982,06 juta, mengalami pembengkakan dari fase sama tahun sebelumnya USD743,33 juta.
Laba kotor terkumpul USD513,22 juta, menanjak dari edisi sama 2025 senilai USD401,08 juta. Jumlah beban usaha USD214,58 juta, bertambah dari USD201,17 juta. Itu meliputi beban penjualan USD145,59 juta, bengkak dari USD123,52 juta. Beban umum dan administrasi USD68,81 juta, berkurang dari USD76,59 juta. Beban eksplorasi USD175,26 ribu, anjlok dari USD1,05 juta.
Laba usaha USD298,64 juta, mengalami lompatan dari edisi sama tahun lalu USD199,9 juta. Pendapatan bunga USD4,22 juta, susut dari USD4,78 juta. Rugi selisih kurs USD6,43 juta, bengkak dari USD674,67 ribu. Beban keuangan lainnya USD2,1 juta, naik dari USD2,19 juta. Laba periode berjalan USD224,34 juta, naik dari USD152,69 juta.
Jumlah ekuitas USD852,7 juta, mengalami lompatan dari akhir tahun sebelumnya USD708,56 juta. Total liabilitas USD580,42 juta, mengalami pembengkakan dari akhir tahun lalu USD488,02 juta. Jumlah aset USD1,43 miliar, menanjak signifikan dari posisi akhir 2025 senilai USD1,19 miliar.
Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi USD613,6 juta. Menyudahi perdagangan Rabu, 30 September 2026, saham GEMS terkoreksi 0,68 persen alias 50 poin menjadi Rp7.250. Enam bulan terakhir, saham GEMS anjlok 16,91 persen alias 1.475 poin dari edisi 31 Maret 2026 di kisaran Rp8.725. (*)
Related News
ASGR Batal Bagi Dividen Interim, Telisik ini Gantinya
Telkom (TLKM) Kantongi Restu Spin-Off Bisnis Fiber ke InfraNexia
Laba Allo Bank Indonesia (BBHI) Dekati Rp300 Miliar, Turun 4 Persen
RUPST Indosat (ISAT) Ubah Jajaran Komisaris, Dirut Tetap Vikram Sinha
TLKM Ubah Pengurus, Dian Siswarini Diganti Nanang Hendarno
Perkuat Investasi, Direktur Ini Akumulasi Saham Paragon Karya (PKPK)





