Kolaborasi, BSN Perkuat Transformasi Digital Lazismu
:
0
(Dari kiri kekanan) Bendahara Umum PP Muhammadiyah Prof Hilman Latief, Digital Network & Digital Sales Division Head Bank Syariah Nasional Kurnia Muhammadi, Direktur Network & Retail Funding Bank Syariah Nasional Ari Kurniaman, Direktur Utama Lazismu PP Muhammadiyah Barry Aditya, Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah Ahmad Imam Mujadid Rais dan Direktur Penghimpunan Lazismu PP Muhammadiyah Saleh Farabi saat penandatanganan kerja sama Ekosistem Digital pada acara Resepsi Milad Lazismu di Jakarta, Rabu (29/7/2026). FOTO - Dok BSN
EmitenNews.com - PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) menjalin kerja sama strategis dengan Lazismu PP Muhammadiyah. Itu dilakukan untuk menghadirkan layanan digital lebih terintegrasi dengan sinergi digital pada Platform Lazismu, dan Bale Syariah by BSN.
Menyusul kolaborasi itu, penghimpunan, penyaluran zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan di LazisMu dapat dilakukan secara lebih mudah, aman, transparan, dan akuntabel. Bank BSN memandang digitalisasi layanan filantropi sangat krusial.
Terutama sebagai bagian penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan sosial keagamaan. Melalui sinergi dengan Lazismu PP Muhammadiyah, Bank BSN berupaya menghadirkan inovasi layanan mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern sekaligus memperkuat kepercayaan publik dalam pengelolaan dana sosial.
Kolaborasi yang ditandatangani dalam rangkaian Resepsi Milad Lazismu itu, menjadi langkah nyata memperkuat sinergi antara lembaga filantropi dan perbankan syariah dalam memperluas manfaat bagi masyarakat, membangun ekosistem filantropi Islam makin modern, dan inklusif. (*)
Related News
ANTM Genjot Produksi, Penjualan Seluruh Komoditas Kompak Tumbuh
SMBC Indonesia (BTPN) Perkuat Fondasi Bisnis, CASA Melonjak 37 Persen
Produksi CPO Naik, Pendapatan TLDN Tumbuh Jadi Rp2,71T di Semester I
Laba GGRM Meledak 2.440 Persen Jadi Rp2,98 Triliun di Semester I 2026
Laba RAJA Melonjak 88 Persen Semester I, Ini Tiga Mesin Pendorongnya
Laba Bersih ULTJ Melonjak 72,5 Persen YoY Tembus Rp1,04T di Q2-2026





