Komitmen Berkelanjutan, Adhi Karya (ADHI) Teken Tiga Proyek Strategis
Proyek air bersih garapan Adhi Karya di IKN. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Adhi Karya (ADHI) kembali menegaskan komitmen dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan. Itu ditunjukkan melalui teken tiga kontrak strategis bidang konstruksi air di Lingkungan BBWS Pemali Juana, BWS Bali-Penida, dan BWS Kalimantan III.
Teken kontrak pertama proyek Lingkungan BBWS Pemali Juana, yaitu CWP-IDG Wulan River improvement Works Package I and Satreyan River Works, merupakan pekerjaan normalisasi Sungai Wulan, dan pekerjaan sudetan Sungai Satreyan.
Penandatanganan kontrak kedua proyek Lingkungan BWS Bali-Penida, yaitu proyek Kuta-Legian-Seminyak Beach Conservation Works Package 2, merupakan pekerjaan Beach Fill, Offshore Breakwater, Demolition of Stand Stopper, dan Extension of Culvert Drainage.
Dan, penandatanganan kontrak lingkungan BWS Kalimantan III, yaitu proyek peningkatan kapasitas Sungai Veteran Kota Banjarmasin Tahap l, merupakan pekerjaan revitalisasi sungai, dan bangunan pelengkapnya.
Penandatanganan tiga kontrak dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air itu, merupakan pencapaian penting bagi Adhi Karya sebagai BUMN Konstruksi, terus memperkuat posisi sebagai pemimpin dalam sektor konstruksi air.
Dengan pengalaman panjang dan keahlian solid, Adhi Karya berkomitmen untuk menghadirkan solusi konstruksi tidak hanya tangguh, dan inovatif tetapi juga berkelanjutan. Setiap proyek garapan Adhi Karya refleksi dari dedikasi perusahaan terhadap kualitas, dan tanggung jawab lingkungan. Itu menjadi bagian tidak terpisahkan dari visi ESG (Environmental, Social, and Governance) diusung perusahaan. (*)
Related News
Emiten Nikel Grup Harita (NCKL) Ungkap Aksi Baru!
TOSK Serok Aset Rp67,2M Milik Dirut, Setara 41,8 Persen Ekuitas
Efisiensi & Lepas Lawson, Laba MIDI Terbang 62,43 Persen Jadi Rp772,5M
Ini 5 Masjid Ikonik Garapan WSKT, Siap Tampung 200.000 Jemaah Salat Id
BREN Catat Laba Bersih Meningkat 6,5 Persen di Sepanjang 2025
Akhiri 2025, Laba Grup Djarum (TOWR) Tembus Rp3,67 Triliun





