Komitmen Berkelanjutan, Adhi Karya (ADHI) Teken Tiga Proyek Strategis
:
0
Proyek air bersih garapan Adhi Karya di IKN. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Adhi Karya (ADHI) kembali menegaskan komitmen dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan. Itu ditunjukkan melalui teken tiga kontrak strategis bidang konstruksi air di Lingkungan BBWS Pemali Juana, BWS Bali-Penida, dan BWS Kalimantan III.
Teken kontrak pertama proyek Lingkungan BBWS Pemali Juana, yaitu CWP-IDG Wulan River improvement Works Package I and Satreyan River Works, merupakan pekerjaan normalisasi Sungai Wulan, dan pekerjaan sudetan Sungai Satreyan.
Penandatanganan kontrak kedua proyek Lingkungan BWS Bali-Penida, yaitu proyek Kuta-Legian-Seminyak Beach Conservation Works Package 2, merupakan pekerjaan Beach Fill, Offshore Breakwater, Demolition of Stand Stopper, dan Extension of Culvert Drainage.
Dan, penandatanganan kontrak lingkungan BWS Kalimantan III, yaitu proyek peningkatan kapasitas Sungai Veteran Kota Banjarmasin Tahap l, merupakan pekerjaan revitalisasi sungai, dan bangunan pelengkapnya.
Penandatanganan tiga kontrak dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air itu, merupakan pencapaian penting bagi Adhi Karya sebagai BUMN Konstruksi, terus memperkuat posisi sebagai pemimpin dalam sektor konstruksi air.
Dengan pengalaman panjang dan keahlian solid, Adhi Karya berkomitmen untuk menghadirkan solusi konstruksi tidak hanya tangguh, dan inovatif tetapi juga berkelanjutan. Setiap proyek garapan Adhi Karya refleksi dari dedikasi perusahaan terhadap kualitas, dan tanggung jawab lingkungan. Itu menjadi bagian tidak terpisahkan dari visi ESG (Environmental, Social, and Governance) diusung perusahaan. (*)
Related News
Ini Daftar 10 Emiten yang Dikeluarkan dari Indeks MSCI
Emiten Unggas (CPIN) Ditendang MSCI, Pindah ke Small Cap Index
Intip Performa GOTO dan CPIN Usai Terlempar dari MSCI Global Standard
GOTO dan CPIN Didepak dari MSCI Global Standard Index
Kinerja Tokcer 4 Emiten Penghuni Indeks Utama MSCI di Sektor Perbankan
Emiten Grup Emtek (SAME) Terus Serok JECX, Kepemilikan Capai 30 Persen





