EmitenNews.com - Perdana Prima (GPRA) akan membagi dividen tunai Rp4,27 miliar. Alokasi dividen itu, diambil sekitar 5,09 persen dari torehan laba bersih tahun buku 2025 sejumlah Rp83,97 miliar. Oleh sebab itu, para investor akan mendapat jatah dividen Rp1 per lembar.

Selanjutnya, sekitar Rp2 miliar atau 2,38 persen sebagai cicilan dana cadangan. Lalu, sisa Rp77,69 miliar alias 92,53 persen sebagai laba ditahan. Rencana pembagian dividen periode tahun buku 2025 sesuai hasil rapat umum pemegang saham tahunan pada 29 Juni 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut.

Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 7 Juli 2026. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 8 Juli 2026. Cum dividen pasar tunai pada 9 Juli 2026. Ex dividen pasar tunai pada 10 Juli 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 9 Juli 2026 pukul 16.00 WIB.

Pembayaran dividen akan dilakukan pada 31 Juli 2026. Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, GPRA mengemas laba bersih Rp83,97 miliar. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi Rp77,69 miliar. Dan, total ekuitas Rp1,43 triliun. (*)