Konsolidasi, IHSG Arungi Level 6.900
Seorang pengunjung mengabadikan pergerakan saham melalui smartphone. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street akhir pekan lalu menguat. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku akan segera mengakhiri seluruh negosiasi dagang dengan Kanada. Pasalnya, Kanada memberlakukan pajak layanan digital terhadap perusahaan teknologi AS.
Sebelumnya Menteri Perdagangan AS menyatakan kerangka kerja AS-Tiongkok telah selesai. Rezim Trump berharap dapat mencapai kesepakatan dagang dengan 10 mitra dagang utama dalam waktu dekat. Pekan ini, fokus perhatian pasar beralih ke perkembangan negosiasi dagang AS dengan mitra dagang utama.
Itu seiring batas waktu jeda tarif resiprokal selama 90 hari makin dekat yaitu pada 9 Juli 2025. Pasar juga akan mencermati Forum ECB. Di mana, ada para pembuat kebijakan, termasuk Chairman The Fed, diharap memberi wawasan tentang prospek ekonomi, dan moneter.
Selain itu, pasar juga akan mencermati beberapa data ekonomi akan rilis pekan ini. Misalnya, indeks PMI dan data tenaga kerja AS, indeks PMI Tiongkok, inflasi Euro Area, Factory Orders Jerman, dan survei bisnis Tankan Jepang. Pasar domestik akan menanti sejumlah data tidak cala krusial.
Yaitu, data PMI manufaktur, neraca perdagangan, inflasi, dan cadangan devisa. Seiring dengan meredanya ketegangan konflik Timur Tengah, perhatian pasar beralih kembali negosiasi perang dagang, harapan penurunan suku bunga, menantikan data ekonomi, dan earning season.
Nah, di tengah menanti perkembangan sejumlah data penting itu, indeks diprediksi mengalami konsolidasi. Sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 30 Juni 2025, indeks akan menyisir area support 6.700, dan resistance di kisaran 7.000.
Berdasar data dan fakta tersebut, Phintraco Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham berikut. Yaitu, Astra International (ASII), Bank Mandiri (BMRI), Telkom Indonesia (TLKM), Unilever Indonesia (UNVR), Mayora Indah (MYOR), dan Mitratel (MTEL). (*)
Related News
10 Sektor Jadi Pendorong, IHSG Awal Pekan Tancap Gas ke 8.859,19
3 Emiten Asuransi Paling Terdampak POJK 23, Bakal Aksi Korporasi Baru?
Perkuat Strategi, Manulife Indonesia Gelar Mega Kick Off 2026
18 dari 19 Emiten Saham Asuransi Kompak Ngegas Hari Ini, Ada Apa?
Pupuk Kaltim Klaim Produksinya di 2025 Lampaui Target
Tambang Menggeliat, IHSG Tembus 8.804,84 di Sesi I





