Kuartal III-2025, AMMN Habiskan Biaya Eksplorasi USD2,69 Juta
:
0
Sejumlah kendaraan alat berat beraksi di area pertambangan Amman Mineral. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Amman Mineral (AMMN) menyerap biaya eksplorasi USD2,69 juta. Anggaran tersebut tersedot aktivitas eksplorasi sepanjang kuartal III-2025. Kegiatan eksplorasi pada izin usaha pertambangan khusus (IUPK) Blok II (Elang) dan Blok III (Rinti) di Sumbawa.
Kegiatan eksplorasi di Blok II Elang meliputi pengeboran, dan pemetaan geologi dengan biaya USD2,34 juta. Area kerja meliptui proyek slang Cu-Au, proyek gerbang timur Cu-Au, proyeks Sebu Timur Cu-Au, dan area rencana waste dump elang. Metoda penilaian dengan pengeboran inti tiga rig, pemetaan geologi dan pengambilan sampel tanah, analisa alterasi menggunakan spektrometer mineral ASD TerraSpec 4.
Hasil eksplorasi untuk pengeboran inti proyek Elang Cu-Au 19 lubang untuk 5.722,7 meter. Pengeboran infill sumber daya, Elang - 10 lubang 3.423,5 meter selesai atau sedang berlangsung. Pengeboran eksplorasi, Gerbang Timur - 6 lubang 1.187,9 meter selesai atau sedang berlangsung. Pengeboran eksplorasi, Sebu Timur - 1 lubang 839,0 meter sedang berlangsung. Lubang sterilisasi rencana waste dump Elang - 2 lubang 272,3 meter selesai atau sedang berlangsung.
Sampel inti yang dikirimkan ke laboratorium pengujian berjumlah 1.841. Program pemetaan geologi – 128 sampel tanah dari Sebu Timur dikirimkan ke laboratorium. Rencana selanjutnya, melanjutkan program pengeboran sumber daya di Elang, pengeboran eksplorasi di Gerbang Timur, pengeboran eksplorasi di Sebu Timur dan pengeboran sterilisasi menggunakan 5 rig.
Sementara aktivitas eksplorasi di Blok III Rinti meliputi akuisisi data survei IP, dan pemetaan geologi dengan biaya sekitar USD351 ribu. Area kerja proyek Rinti Cu-Au. Metode penilai survei IP (polarisasi induksi), resistivitas, dan daya tabilitas. Pemetaan geologi.
Survei IP akan menyelidiki sistem lithocap di bagian selatan Rinti. Program itu, bertujuan mengidentifikasi potensi keberadaan sistem porfiri Cu-Au di bawah lithocap dan membantu dalam menentukan target pengeboran. Pemetaan geologi terperinci dilakukan di wilayah Rinti dengan tujuan menindaklanjuti hasil survei geofisika IP, khususnya untuk mengidentifikasi ekspresi geologi permukaan sesuai anomali IP.
Hasil eksplorasi berupa akuisisi data survei IP – 8 jalur 11,35 km telah selesai. Program pemetaan geologi – 25 sampel batuan dari Rinti dikirimkan ke laboratorium. Rencana selanjutnya, melakukan pengeboran eksplorasi (1 rig) di zona lithocap, dan anomaly IP tinggi. (*)
Related News
4 Anak Usaha TOWR Kantongi Perpanjangan Kredit Rp2 Triliun
Emiten Prajogo (TPIA) Buyback Rp2 Triliun via BCA Sekuritas
Emiten Aguan Raup Laba Naik 38,46 Persen, Efek iPhone 18 Pro Series?
Saham SUPA Bangkit, Laba Meroket 398,8 Persen
Kuartal III, COIN Berbalik Boncos Rp40,78 Miliar
WISL Siapkan Kas Rp2,12 Triliun Buat Lunasi Utang





