EmitenNews.com - Citra Marga Nusaphala (CMNP) medio 2026 mengemas laba bersih Rp455,02 miliar. Melorot 25,85 persen dari periode sama tahun sebelumnya dengan koleksi laba Rp613,67 miliar. Akibatnya, laba per saham dasar emiten tol asuhan Jusuf Hamka tersebut turun menjadi Rp70 dari Rp102.

Pendapatan Rp2,93 triliun, melonjak 33,78 persen dari periode sama tahun lalu Rp2,19 triliun. Beban pokok pendapatan Rp1,91 triliun, mengalami pembengkakan dari edisi sama tahun sebelumnya Rp1,23 triliun. Laba kotor terkumpul Rp1,01 triliun, mengalami lompatan dibanding fase sama 2025 senilai Rp965,67 miliar.

Beban umum dan administrasi Rp88,37 miliar, susut dari Rp88,81 miliar. Laba usaha Rp927,57 miliar, melejit dari Rp876,85 miliar. Penghasilan keuangan Rp68,78 miliar, melesat dari Rp59,03 miliar. Biaya keuangan Rp198,74 miliar, susut dari Rp242,09 miliar. Beban lainnya Rp217,31 miliar, drop dari surplus Rp16,76 miliar.

Laba tahun berjalan Rp364,67 miliar, merosot dari Rp544,04 miliar. Total ekuitas Rp16,89 triliun, naik tipis dari akhir tahun sebelumnya Rp16,53 triliun. Jumlah liabilitas Rp10,87 triliun, bengkak dari akhir tahun lalu Rp10,15 triliun. Total aset Rp27,77 triliun, melonjak dari akhir tahun lalu Rp26,69 triliun.

Kinerja apik itu, membuat saham CMNP bangkit. Menguat 2,91 persen alias 40 poin menjadi Rp1.415 per helai. Lima hari terakhir, saham CMNP surplus 3,66 persen setara 50 poin dari 23 September 2026 di kisaran Rp1.365 per eksemplar.

Sejak awal tahun ini, saham CMNP anjlok 27,44 persen alias 535 poin dari edisi 2 Januari 2026 di level Rp1.950. Kalau ditilik dalam tempo 1 tahun terakhir, saham CMNP masih melesat 10,12 persen atau 130 poin dari periode 30 September 2025 di level Rp1.285. CMNP didukung kapitalisasi pasar Rp9,48 triliun. (*)