Laba dan Pendapatan Melonjak, Simak Performa CITY Kuartal III 2024
Pengurus Natura City kala mengikuti prosesi pencatatan perdana saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Natura Developments (CITY) per 30 September 2024 mencatat laba Rp3,58 miliar. Melambung 119 persen dari periode sama tahun lalu tekor sejumlah Rp18,66 miliar. Oleh sebab itu, laba bersih per saham dasar menjadi Rp0,66 dari sebelum minus Rp3,45.
Pendapatan terkumpul Rp81,16 miliar, melangit 170 persen dari posisi sama tahun lalu Rp29,95 miliar. Beban pokok pendapatan Rp35,59 miliar, bengkak dari episode sama tahun sebelumnya Rp15,47 miliar. Laba kotor tercatat Rp45,56 miliar, melejit 214 persen dari fase sama tahun lalu Rp14,47 miliar.
Beban penjualan Rp15,26 miliar, bengkak dari Rp11,21 miliar. Beban umum dan administrasi Rp25,91 miliar, bertambah dari Rp24,87 miliar. Beban pajak final Rp1,93 miliar, bengkak dari Rp687,91 juta. Pendapatan operasi lainnya Rp704,44 juta, anjlok dari edisi sama tahun lalu Rp3,23 miliar.
Beban operasi lainnya Rp163,07 juta, naik tipis dari Rp158,76 juta. Laba dari usaha Rp2,99 miliar, menanjak 115,55 persen dari minus Rp19,22 miliar. Pendapatan keuangan Rp912,55 juta, merosot dari Rp1,18 miliar. Rugi atas penyertaan penjualan saham Rp128,75 juta dari nihil. Beban keuangan Rp48,54 juta dari nihil.
Laba sebelum beban pajar penghasilan Rp3,73 miliar, meroket dari tekor Rp18,04 miliar. Laba bersih tahun berjalan Rp3,58 miliar, naik dari minus Rp18,66 miliar. Total ekuitas Rp861,18 miliar, naik dari Rp857,6 miliar. Jumlah liabilitas Rp133,63 miliar, bengkak dari Rp115,12 miliar. Total aset Rp994,82 miliar, naik dari Rp972,72 miliar. (*)
Related News
Emiten Nikel Grup Harita (NCKL) Ungkap Aksi Baru!
TOSK Serok Aset Rp67,2M Milik Dirut, Setara 41,8 Persen Ekuitas
Efisiensi & Lepas Lawson, Laba MIDI Terbang 62,43 Persen Jadi Rp772,5M
Ini 5 Masjid Ikonik Garapan WSKT, Siap Tampung 200.000 Jemaah Salat Id
BREN Catat Laba Bersih Meningkat 6,5 Persen di Sepanjang 2025
Akhiri 2025, Laba Grup Djarum (TOWR) Tembus Rp3,67 Triliun





