Laba GGRM Meledak 2.440 Persen Jadi Rp2,98 Triliun di Semester I 2026
:
0
Potret gedung PT Gudang Garam Tbk. (GGRM). Foto: GGRM.
EmitenNews.com - PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) mencatat pemulihan kinerja yang dramatis sepanjang semester I 2026. Emiten rokok ini membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp2,98 triliun, meroket 2.440,2% YoY dari Rp117,16 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Kinerja moncer tersebut dirilis dalam laporan keuangan konsolidasian (Unaudited) per 30 Juni 2026, Jumat (31/7/2026).
Ledakan laba terjadi meski pendapatan terkoreksi. Penjualan bersih GGRM turun 7,19% YoY menjadi Rp41,18 triliun dari Rp44,37 triliun.
Namun, efisiensi biaya menjadi kunci. Beban pokok pendapatan susut 13,28% YoY ke Rp35,19 triliun dari Rp40,58 triliun. Hasilnya laba bruto melesat 58,03% YoY ke Rp5,99 triliun dari Rp3,79 triliun.
Beban usaha juga ditekan 33,92% YoY menjadi Rp2,26 triliun dari Rp3,42 triliun. Ditambah pendapatan lain-lain yang naik 28,46% YoY ke Rp191,14 miliar, membuat laba usaha meroket 659,59% YoY ke Rp3,90 triliun dari Rp513,72 miliar.
Pos beban bunga ikut ambles 97,94% YoY ke Rp4,52 miliar dari Rp219,35 miliar. Alhasil laba sebelum pajak penghasilan melonjak 1.224% YoY ke Rp3,90 triliun dari Rp294,37 miliar.
Setelah dikurangi beban pajak Rp921,49 miliar, laba periode berjalan tercatat Rp2,98 triliun, naik 2.372% YoY dari Rp120,25 miliar. Imbasnya laba per saham dasar dan dilusian ikut terdongkrak ke Rp1.547 dari Rp61.
Dari sisi neraca, total aset per 30 Juni 2026 tumbuh 3,36% YtD ke Rp77,78 triliun dari Rp75,25 triliun per 31 Desember 2025. Total liabilitas tercatat Rp13,77 triliun, sementara ekuitas mencapai Rp64,07 triliun.
Related News
Siapkan PMTHMETD, Ultra Voucher (UVCR) Kuatkan Modal Kembangkan Bisnis
Haji Isam Masuk, Low Tuck Kwong Rintis BYAN dari Bisnis Kontraktor
Sugeng dan Rudy Perkuat Mitrabahtera (MBSS), Ini Posisinya Usai RUPSLB
Nextier Jualan MGLV Lagi, Volume 7 Juta Unit, Harga Setara Pertalite
Induk Frisian Flag Caplok Ultrajaya (ULTJ), Saham Langsung Melesat!
Saham Big Cap Runtuh di Sesi I (18/9), Ternyata Asing Net Sell Rp1,14T





