EmitenNews.com - PT Indika Energy Tbk (INDY) mengemas laba bersih 354,91% USD10,19 juta di semester I 2026, melonjak dari periode sama tahun sebelumnya sebesar USD2,24 juta. Hal ini ditopang pendapatan yang meningkat 19,15% menjadi USD1,14 miliar dibandingkan periode lalu USD956,8 juta.

Bersamaan dengan tumbuhnya laba dan pendapy, INDY juga membukukan beban pokok kontrak dan penjualan naik. Dari USD824,0 juta membengkak 17,20% jadi USD965,7 juta.

Meski begitu, INDY masih membukukan laba kotor sebesar USD181,1 juta, naik dari USD132,7 juta. Laba sebelum pajak tercatat sebesat USD53,8 juta naik dibandingkan tahun lalu sebesar USD31,0 juta.

Dari kinerja itu, laba per saham dasar INDY ikut terkerek menjadi USD0,0020 dari tahun lalu sebesar USD0,0004.

Sementara menilik neraca, pada semester I INDY membukukan total aset sebesar USD3,22 miliar, meningkat 9,90% year on year USD2,93 miliar. Liabilitas sebesar USD1,87 miliar naik 18,35% dari USD1,58 miliar, dan ekuitas relatif berada di posisi USD1,34 miliar.

Pada perdagangan Rabu (5/8), saham INDY ditutup menguat 2,78% atau naik 70 poin ke level 2.590. ***