EmitenNews.com - PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) menyampaikan kinerja secara konsolidasi, pada Semester 1 2023  meraih penjualan Rp 900,36 miliar atau lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2022 yang sebesar Rp 1,14 triliun.

 

Beban pokok penjualan tercatat sebesar Rp 764,20 miliar, turun dari Rp 979,27 miliar pada tahun sebelumnya. Pada periode ini, Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 4,07 miliar atau turun dibandingkan  pada Semester I-2022 yang masih membukukan laba bersih Rp59,57 miliar.  

 

Sedangkan produk Pra-cetak berkontribusi sebesar 19%. Dengan dibangunnya pabrik baru di Batang, Jawa Tengah, diharapkan penambahan kapasitas produk mampu menjadi katalis pertumbuhan baru di masa depan.

 

Direktur Utama SMKL, Ang Kinardo dalam siaran pers (9/8) mengatakan, Penjualan SMKL didorong oleh produk karton bergelombang karena berkontribusi paling besar sebesar 51% ke total penjualan di Semester 1 ini.

 

Ditambahkan penggunaan teknologi dan mesin canggih telah membuat PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) berhasil meraih peningkatan kinerja dari bisnis pra-cetak. Pada Semester 1 2023 ini, penjualan bisnis pra cetak Perseroan tumbuh 7,4% YoY menjadi Rp 171,64 miliar. Oleh karenanya, bisnis pra-cetak ini bisa menyumbangkan laba kotor Rp 51,53 miliar, tumbuh 77,7% YoY.