Lagi, GPF Alihkan 1,02 Miliar Saham GoTo Gojek (GOTO) Rp2 per Lembar
:
0
EmitenNews.com - Goto Peopelverse Fund (GPF) melanjutkan penyaluran saham GoTo Gojek Tokopedia (GOTO). GPF kali ini mendistribusikan 1.025.000.149 helai atau 1,02 miliar eksemplar. Pengalihan saham untuk karyawan dan konsultan GoTo itu, terjadi pada harga Rp2.
Transaksi pengalihan saham tersebut telah dituntaskan pada Jumat, 1 September 2023. Dengan skema harga tersebut, penyaluran saham GPF tersebut bernilai sekitar Rp2,05 miliar. Menyusul penuntasan transaksi itu, timbunan saham GPF terus memudar.
Tepatnya, tersisa sebanyak 80,66 miliar eksemplar. Porsi saham sebanyak itu, setara dengan kepemilikan sebanyak 6,81 persen. Mengalami reduksi sekitar 1,25 persen dari sebelum transaksi dengan tabungan sebanyak 81,68 miliar lembar. Kepemilikan saham sebanyak itu, setara dengan 6,9 persen.
”Tujuan transaksi untuk pengalihan saham kepada peserta program kepemilikan saham karyawan, dan konsultan GoTo Gojek Tokopedia sebagaimana telah disebutkan dalam prospektus initial public offering (IPO) GoTo,” tulis R A Koesoemohadiani, Corporate Secretary GoTo Gojek Tokopedia.
Sekadar informasi, pengalihan saham kepada peserta program kepemilikan saham karyawan, dan konsultan GoTo Gojek Tokopedia sebagaimana telah dijabarkan dalam prospektus IPO GoTo sejak 25 Agustus sampai 1 September 2023 melalui transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Di mana, telah dialihkan 1.025.000.149 saham seri A sebagai bagian dari pelaksanaan program opsi saham karyawan, dan konsultan GoTo dengan harga pengalihan Rp2-67. Peristiwa itu, menyebabkan kepemilikan GPF baik langsung dan tidak langsung menjadi 80.662.699.910 saham seri A atau mewakili 6,81 persen kepemilikan saham GPF dalam GoTo Gojek Tokopedia. (*)
Related News
IOTF Catat Pendapatan Naik 12%, Bidik Transformasi AI Segera Rampung
Laba BUKK Anjlok 38,53 Persen Jadi Rp221,24 Miliar di Semester I-2026
Entitas Ini Borong Lagi Saham IMPC, Genggam 39,73 Persen
GMFI Ketok Kuasi Reorganisasi, Hapus Saldo Laba Negatif USD512,9 Juta
3 Saham Kompak Tertekan UMA BEI
2 Saham Ngebut 4 Hari Beruntun, Lepas Suspensi Lanjut ARA Lagi!





