Laju IHSG Mulai Tersendat, Serok Saham BMRI, BFIN, dan INKP
Seorang pengunjung mengabadikan pergerakan saham melalui smartphone. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat 0,61 persen menjadi 7.140. Transaksi perdagangan masih didominasi volume pembelian. Penguatan indeks mampu berada di atas MA200, dan mencapai target minimal.
Saat ini, posisi penguatan indeks akan relatif terbatas. Sepanjang perdagangan hari ini, Rabu, 16 Juli 2025 dengan mengitari area support 7.049-6.994, dan resistance 7.143-7.191. Menilik data itu, MNC Sekuritas menyarankan investor untuk mengoleksi sejumlah saham berikut.
BFI Finance (BFIN) buy on weakness Rp780-795 dengan proyeksi harga di kisaran Rp840-890, dan stop loss di level Rp770. Bank Mandiri (BMRI) buy on weakness Rp4.440-4.650 dengan target harga Rp4.880-5.000, dan stop loss di posisi Rp4.410 per eksemplar.
Indah Kiat (INKP) speculative buy Rp5.450-5.675 dengan target harga Rp6.025-6.175, dan stop loss di posisi Rp5.325 per eksemplar. Saratoga (SRTG). Buy on weakness Rp1.640-1.665 dengan proyeksi Rp1.755-1.810, dan stop loss Rp1.590 per saham. (*)
Related News
Intip! Ini 10 Saham Top Losers dalam Sepekan
Periksa! Berikut 10 Saham Top Gainers Pekan Ini
IHSG Melejit 1,12 Persen, Kapitalisasi Pasar Rp15.626 Triliun
Menangi Gugatan, CMNP Pengelola Sah Tol Cawang - Pluit
Buyer AS Minati Produk Mamin, Furnitur, dan Fesyen Indonesia
Cina Siap Investasikan Rp36,4 Triliun dalam 16 Proyek di KIT Batang





