EmitenNews.com -Kepulan asap tebal yang membumbung di langit Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Barat (Kalbar) sejak Agustus 2026 menjadi sinyal siaga bagi keselamatan warga dan kelestarian lingkungan. Di balik perjuangan memadamkan kobaran api di medan yang berat, hadir sentuhan kemanusiaan dan kolaborasi erat antara jajaran perusahaan, Satgas pemadam, dan warga lokal.

Sebagai bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab moral terhadap lingkungan sekitar, Citra Borneo Indah (CBI) Group bersama PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) menggelontorkan alokasi dana bantuan operasional, sarana pemadam, logistik, hingga bahan bakar minyak (BBM) senilai total Rp2.244.837.908. Nilai tersebut dihimpun secara gotong royong dari berbagai entitas anak usaha SSMS—seperti PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), PT Sawit Multi Utama, PT Mitra Mendawai Sejati, PT Tanjung Sawit Abadi, PT Menteng Kencana Mas, PT Sawit Mandiri Lestari, dan PT Kalimantan Sawit Abadi.

Menjaga Asa Para Pejuang Karhutla
Menghadapi medan karhutla yang terjal dan terisolasi, fokus bantuan tidak hanya tertuju pada pemadaman api, tetapi juga pada pemenuhan kebutuhan mendasar para petugas dan relawan di garda terdepan.

Melalui pendirian Posko Dapur Umum Karhutla, CBI Group dan SSMS mengalokasikan anggaran khusus (seperti UMK Dapur Umum periode awal hingga pertengahan September 2026 masing-masing sebesar Rp50 juta per periode) untuk memastikan asupan gizi harian para personel TNI, Polri, BPBD, Damkar, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) tetap terpenuhi.

Direktur Utama PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), Jap Hartono, menegaskan bahwa penanganan karhutla bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan panggilan kemanusiaan untuk melindungi kehidupan masyarakat di sekitar area operasional.

"Kenyamanan dan keselamatan masyarakat serta para pejuang pemadam di lapangan adalah prioritas utama kami. Karhutla bukan hanya persoalan menjaga lahan, tetapi tentang bagaimana kita saling bahu-membahu menjaga nafas dan kehidupan saudara-saudara kita di Kalimantan. Kami memastikan dukungan operasional, logistik, dan kebutuhan harian tim gabungan tercukupi agar mereka dapat bertugas dengan aman dan optimal," ujar Jap Hartono, Direktur Utama SSMS.

Dukungan Logistik Terpadu dan Mobilisasi Air
Dukungan finansial dan logistik tersebut direalisasikan ke dalam berbagai aksi cepat tanggap di lapangan, di antaranya:
Mobilisasi BBM & Transportasi Armada: Penyaluran BBM skala besar termasuk bantuan 20.000 liter Dexlite senilai Rp484 juta untuk wilayah Kalbar, serta dukungan jangkauan armada Pertamax dan BBM pemadam—guna menggerakkan unit pompa air, kendaraan operasional, dan armada tangki penyuplai air ke titik-titik rawan yang sulit terjangkau.

Pemberdayaan & Pengadaan Material Pemadam: Pembentukan dan penguatan armada Masyarakat Peduli Api (MPA) desa, penyediaan tangki IBC, hingga pengadaan material pemadam kebakaran (fire house) di berbagai titik operasional.

Bantuan Operasional Daerah: Penyaluran dana bantuan kegiatan penanggulangan bencana karhutla untuk wilayah Provinsi Kalteng dan Kalbar (masing-masing sebesar Rp250 juta) guna memperkuat koordinasi penanganan lintas sektor.

Logistik dan Pangan: Pendistribusian paket sembako dan konsumsi secara berkala untuk memenuhi gizi tim pemadam gabungan dan warga terdampak di sekitar lokasi kebakaran.