EmitenNews.com - PT Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST) menanam mangrove tahun ini 20.500 pohon. Cocok tanam tersebut berlokasi di Desa Pantai Bahagia, Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat. Itu hasil kolaborasi dengan PT Megalopolis Manunggal Industrial Development (MMID) melalui wadah MM2100 Peduli.


Corporate Secretary Bekasi Fajar Herdian mengatakan kegiatan penanaman mangrove ke-6 itu, merupakan babak lanjutan sejak 2015. Sempat terhenti pada 2020 dan 2021 karena pandemi Covid-19. ”Kegiatan ini juga melibatkan 30 tenant dari Kawasan Industri MM2100. Mislanya, Seiwa Indonesia, Toyota Boshoku, Mayora, Yamaha Music, dan juga bekerja sama dengan Forum Pencinta Alam Kawasan Industri (FPAKI) MM2100,” tutur Herdian, di Jakarta, Senin (14/11).


Saat ini bilang Herdian, penanaman mangrove diprioritaskan pada muara sungai. Itu mengingat ancaman abrasi pantai masih terjadi. Hutan mangrove bermanfaat bagi lingkungan, dan kehidupan. Antara lain sebagai tempat berlindung, memijah bagi udang, ikan, dan perendam gas emisi dari efek rumah kaca.


Nah, pelaksanaan penanaman mangrove tersebut diharap program CSR lain seperti pendidikan, sosial, kesehatan, dan kemasyarakatan akan dilaksanakan bersama dengan para tenant di Kawasan Industri MM2100 dan perusahaan/lembaga lain melalui wadah MM2100 Peduli dapat memberi hasil lebih baik kepada masyarakat yang butuh baik secara langsung maupun tidak langsung. ”Dan, kami berharap akan terus berkelanjutan,” harap Herdian. (*)