IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

IDXSHAGROW

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

IDXLQ45LCL

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

KB Bukopin
Sinerco

Lego 7,2 Juta Saham Treasuri, Indo Tambangraya (ITMG) Bungkus Dana Rp210,42 Miliar

09/03/2022, 07:00 WIB

Lego 7,2 Juta Saham Treasuri, Indo Tambangraya (ITMG) Bungkus Dana Rp210,42 Miliar

EmitenNews.com - Emiten tambang batu bara, PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) meraup dana segar Rp210,42 miliar. Dana taktis itu, didapat perseroan dari penjualan 7,2 juta saham treasuri dengan harga pelaksanaan Rp29.225 per lembar. 


Patok harga itu, diyakini sesuai ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan  No. 2/POJK.04/2013 Tahun 2013 tentang pembelian kembali saham yang dikeluarkan oleh emiten atau perusahaan publik dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. 


”Harga penjualan saham telah mengacu pada harga  penutupan perdagangan harian di Bursa Efek satu hari sebelum tanggal penjualan saham,” tutur Direktur Indo Tambangraya Megah Junius Prakasa Darmawan. 


Setelah pelaksanaan penjualan saham tersebut, jumlah sisa saham hasil pembelian kembali perseroan belum dialihkan sebanyak 7.989.700 saham. Perseroan tidak mengungkapkan rinci kapan pengalihan sisa saham tersebut akan dilakukan.


Namun, manajemen Indo Tambangraya Megah menegaskan tidak ada dampak kejadian, informasi atau fakta  material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan. (*)



Author: J S