EmitenNews.com - Pemerintah melaksanakan lelang Surat Utang Negara Tambahan (Greenshoe Option) pada Rabu (30/3/2022) untuk seri FR0090, FR0091, FR0093, FR0092, dan FR0089 melalui sistem lelang Bank Indonesia. Pemerintah akhirnya menyerap sebanyak Rp2,95 triliun dari lelang SUN Tambahan tersebut.
Siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyampaikan bahwa total penawaran yang masuk sebesar Rp3,98 triliun.
Rinciannya, untuk seri FR0090 jumlah penawaran yang masuk Rp0,85 triliun, seri FR0091 sebesar Rp2,50 trilun, seri FR0093 sebesar Rp0,11 triliun, seri FR0092 sebesar Rp0,48 triliun, dan seri FR0089 sebesar Rp0,025 triliun.
Sesuai kewenangan yang diberikan oleh Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2002 tentang Surat Utang negara, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menetapkan hasil lelang untuk seri FR0090 nominal yang dimenangkan Rp0,62 triliun. Lalu, dari seri FR0091 sebesar Rp1,86 trilun, seri FR0093 sebesar Rp0,11 triliun, seri FR0092 sebesar Rp0,35 triliun, dan seri FR0089 sebesar Rp0,025 triliun.
Dengan demikian, total nominal yang dimenangkan dari kelima seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp2,95 triliun. Selanjutnya mempertimbangkan kondisi kas negara dan strategi pembiayaan APBN tahun 2022, Pemerintah memutuskan menutup lelang utama dan lelang Green Shoe Option dengan total SUN yang dimenangkan Rp20 triliun dan setelmen atas kedua lelang SUN tersebut akan dilakukan pada Kamis (31/3/2022). ***
Related News
Transaksi Karbon Masih Lesu, OJK Bidik Kontribusi Voluntary Market
OJK Bidik Himpun Dana Rp250T di Pasar Modal, 5 Perusahaan Minat IPO
BEI Terapkan Intraday Short Selling Bertahap, Cek Dua AB Berlisensi
BEI Terapkan Intraday Short Selling (IDSS), Telisik Mekanismenya
Bos BEI Ungkap Ada 2 Sekuritas Lagi yang Berminat Adopsi Short Selling
Hari Pertama Short Selling, Baru 1 dari 5 Saham Aktif Ditransaksikan





