Lippo Cikarang (LPCK) Sudah Gunakan Semua Dana Right Issue, Rp1,2T
:
0
PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) melaporkan realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II atau right issue (PMHMETD II) per 30 Juni 2026. Dok. Investor Daily.
EmitenNews.com - Habis sudah dana hasil right issue. PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) melaporkan realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II atau right issue (PMHMETD II) per 30 Juni 2026.
Dalam keterangan tertulisnya Senin (20/7/2026), Direktur utama LPCK, Agus Arismunandar menuturkan bahwa LPCK memperoleh dana efektif pada 27 Maret 2025 sebesar Rp1,227 triliun. Dengan biaya sebesar Rp4,4 miliar, perseroan memperoleh hasil bersih sebesar Rp1,223 triliun.
Sejauh ini, LPCK merealisasikan semua dana right issue 100% Investasi pada Anak Perusahaan dan Persediaan dengan rincian untuk Modal kerja Perseroan untuk membiayai konstruksi pembangunan proyek properti sebesar Rp61,15 miliar.
Kemudian, Penyertaan Modal kepada Perusahaan Anak yaitu PT Megakreasi Cikarang Permai, yang akan digunakan untuk penyertaan modal kepada PT Mahkota Sentosa Utama sebesar Rp1,16 triliun.
Sementara itu, Komisaris PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK), Charles Rigoux mengundurkan diri. Manajemen perseroan telah menerima surat permohonan pengunduran diri Charles Rigoux pada 17 Juli 2026.
Dalam keterangan tertulisnya Senin (20/7/2026), Corporate Secretary LPCK, Kevin Girsang menuturkan bahwa LPCK akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham terkait dengan pengunduran diri tersebut, sesuai ketentuan yang berlaku.
Kevin Girsang memastikan, pengunduran diri komisaris tersebut tidak berdampak material terhadap Perseroan.
Charles Rigoux diangkat kembali sebagai Komisaris LPCK dalam Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan yang digelar pada 8 Mei 2026. ***
Related News
Logisticsplus (LOPI) Gandeng Raksasa Kereta China CRRC, Ini Targetnya
Sinergi Merger USD153 Juta, EXCL Pangkas Rugi & Ekspansi 5G di 1H2026
Respons GOTO Usai Ditendang dari MSCI Global Standard Index
Harga Meroket 300 Persen, Emiten Grup Bakrie Kena Gembok Lagi!
4 Saham Masuk Radar Merah BEI, Ada Milik Konglo Sri Tahir!
Berstatus HSC, BAJA Toreh Laba Melonjak 229 Persen





