EmitenNews.com - Era Graharealty (IPAC) sepanjang tiga bulan pertama 2023 merugi Rp464,17 juta. Anjlok 442 persen dari edisi sama tahun lalu surplus Rp135,54 juta. Alhasil, rugi per saham menjadi Rp0,50 dari episode tahun sebelumnya surplus Rp0,15 per eksemplar. 


Pendapatan Rp6,04 miliar, naik tipis 26 persen dari edisi sama tahun lalu sejumlah Rp4,77 miliar. Beban langsung Rp1,66 miliar, menukik 72 persen dari periode sama tahun lalu Rp966 juta. Laba kotor Rp4,38 miliar, menanjak 15 persen dari episode sama tahun lalu sejumlah Rp3,80 miliar. Beban umum dan administrasi Rp5,12 miliar, bengkak 34 persen dari fase sama tahun sebelumnya Rp3,80 miliar. 


Rugi operasi Rp737 juta, bengkak 14.420 persen dari episode sama tahun lalu surplus Rp5,15 juta. Pendapatan bunga Rp149,02 juta, naik 31 persen dari periode sama tahun lalu Rp113,23 juta. Beban keuangan nihil dari tahun lalu Rp3,34 juta. Lain-lain bersih Rp72,16 juta, melejit signifikan dari Rp30,96 juta. Jumlah pendapatan Rp221,16 juta, menanjak dari Rp140,86 juta. 


Laba sebelum pajak minus Rp516 juta dari surplus Rp146 juta. Jumlah ekuitas Rp30,07 miliar, turun dari akhir tahun lalu Rp30,54 miliar. Total liabilitas Rp8,18 miliar, turun dari dari edisi akhir 2022 sebesar Rp8,54 miliar. Total aset Rp38,26 miliar, susut dari akhir tahun lalu senilai Rp39,08 miliar. (*)