Longsor 73 Persen, Laba IMC Pelita (PSSI) Maret 2024 Sisa USD5,17 Juta
KINERJA - Pengurus IMC Pelita Logistik usai melakukan RUPS Tahunan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - IMC Pelita Logistik (PSSI) per 31 Maret 2024 meraup laba bersih USD5,17 juta. Longsor 73 persen dari edisi sama tahun lalu USD19,21 juta. Oleh karena itu, laba bersih per saham dasar dan dilusian menjadi USD0,0010 dari sebelumnya USD0,0037.
Koreksi laba itu selaras dengan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan USD20,67 juta, melorot dari tahun lalu USD27,51 juta. Beban pokok pendapatan USD13,96 juta, susut dari edisi sama tahun lalu senilai USD16,96 juta. Laba kotor terakumulasi USD6,70 juta, menyusut dari tahun lalu USD10,55 juta.
Beban operasi USD1,67 juta, turun dari USD1,76 juta. Biaya keuangan USD359,82 ribu, bengkak dari USD224,92 ribu. Pendapatan keuangan USD1,08 juta, melambung dari USD228,78 ribu. Keuntungan atas penjualan aset tetap dan aset yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual USD796,30 ribu turun dari USD12,02 juta.
Lain-lain bersih USD1,04 juta, longsor dari surplus USD2,07 juta. Laba sebelum pajak final dan pajak penghasilan USD5,50 juta, menukik dari USD22,89 juta. Beban pajak final USD151,96 ribu, susut dari USD199,16 ribu. Laba sebelum pajak penghasilan USD5,35 juta, anjlok dari USD22,69 juta. Beban pajak penghasilan USD149,43 juta, turun dari USD3,46 juta.
Laba tahun berjalan USD5,20 juta, melorot signifikan dari USD19,23 juta. Jumlah ekuitas USD174,02 juta, menanjak dari akhir tahun lalu USD168,61 juta. Total liabilitas USD31,63 juta, susut dari USD35,25 juta. Jumlah aset USD205,66 juta, turun tipis dari akhir 2023 senilai USD203,87 juta. (*)
Related News
Emiten Nikel Grup Harita (NCKL) Ungkap Aksi Baru!
TOSK Serok Aset Rp67,2M Milik Dirut, Setara 41,8 Persen Ekuitas
Efisiensi & Lepas Lawson, Laba MIDI Terbang 62,43 Persen Jadi Rp772,5M
Ini 5 Masjid Ikonik Garapan WSKT, Siap Tampung 200.000 Jemaah Salat Id
BREN Catat Laba Bersih Meningkat 6,5 Persen di Sepanjang 2025
Akhiri 2025, Laba Grup Djarum (TOWR) Tembus Rp3,67 Triliun





