Makin Ambyar, Duo Saudagar RGAS Buang Ratusan Juta Lembar
:
0
Pengurus Kian Santang Muliatama kala menjelaskan kinerja perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Fluktuasi saham Kian Santang (RGAS) belum berakhir. Koreksi terpantau terus menghantui saham RGAS. Jelang akhir perdagangan sesi I hari ini, Rabu, 9 September 2026, saham RGAS belum siuman. Tidak berayun dan terpaku di kisaran Rp118.
Kalau dikalkulasi dalam tempo satu bulan terakhir, saham RGAS telah terpangkas 100 poin atau 45,87 persen dari edisi 11 Agustus 2026 di level Rp218 per lembar. Untungnya, tindakan cerdik dilakukan dua pemegang saham perseroan sebelum saham ambyar.
Yaitu, Kian Megah Investama (KMI), dan Platinum Berkah Abadi (PBA). KMI melego 121,13 juta helai dengan kisaran Rp145-174 per saham senilai Rp18,35 miliar. Rangkaian transaksi dilakukan tiga kali sejak 31 Agustus 2026, lalu 1 September 2026, dan 2 September 2026. Rincian transaksi divestasi KMI sebagai berikut.
Pada 31 Agustus 2026, KMI melepas 25,9 juta helai Rp174 per saham senilai Rp4,5 miliar. Lalu, pada 1 September 2026, KMI kembali menjual 27,58 juta lembar dengan harga Rp147 senilai Rp4,05 miliar. Dan, pada 2 September 2026, KMI mendivestasi 67,65 juta helai Rp145 per saham sesear Rp9,8 miliar.
Menyusul transaksi dengan tujuan realisasi investasi itu, tmbbunan saham RGAS dalam pangkuan KMI makin menipis. Tepatnya, menjadi 5,56 juta eksemplar atau 0,38 persen. Terpangkas 8,3 persen dari periode sebelum transaksi dengan tabulasi 126,7 juta saham selevel 8,68 persen.
Kemudian, Platinum Berkah melepas 46,2 juta lembar dengan kisaran Rp123-206 per lembar senilai Rp9,1 miliar. Dengan demikian, timbunan saham RGAS dalam keranjang investasi Platinum Berkah tersisa 6,42 juta helai atau 0,44 persen dari sebelum transaksi dengan koleksi 11,42 juta saham selevel 0,78 persen. (*)
Related News
INPP Kawal Recurring Income, Konsisten Tambah Aset Tiap Tahun
Bebas Suspend, ARA Brutal, Pendapatan Emiten ini Melangit 8.397 Persen
Broker Boy Thohir Agresif Borong, Saham Grup Bakrie Terbang
Pendapatan Positif, BUKA Berbalik Boncos Rp885,88 Miliar
LSIP Siapkan Rp750 Miliar untuk Buyback, Cek Jadwalnya!
BMRI Kemas Laba Rp45,5 Triliun, Tumbuh 20,7 Persen di Q3 2026





