Manuver! Astra (ASII) Gulung Saham HEAL Rp2,69 Triliun
Gedung Menara Astra berdiri kukuh di Jalan Sudirman. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Astra International (ASII) makin agresif menimbun saham Medikaloka Hermina (HEAL). Manuver terbaru raksasa otomotif nasional itu dilakukan dengan menjala 1.472.471.400 helai alias 1,47 miliar saham perseroan. Pembelian dituntaskan dalam empat kali transaksi.
Pembelian saham itu, terjadi dengan kisaran harga Rp1.683,14-1.850 per saham. Nah, menyusul skema harga tersebut, Astra dipaksa merogoh dana jumbo senilai Rp2,69 triliun. Rincian transaksi dilakukan Astra menjadi sebagai berikut.
Pada 9 September 2025, Astra menjala 163.800.000 helai dengan harga Rp1.683,14 per saham senilai Rp275,69 miliar. Kemudian, pada 10 September 2025, kembali Astra mengemas 1.800.000 saham pada Rp1.705 per helai sebesar Rp3,06 miliar.
Lalu, pada 11 September 2025, Astra menggulung 3.642.500 helai dengan harga Rp1.717,14 per saham sejumlah Rp6,25 miliar. Dan, terakhir pada 12 September 2025, Astra diketahui menyerap 1.303.228.900 saham dengan harga Rp1.850 per helai sebesar Rp2,41 triliun.
Dengan pelaksanaan transaksi itu, tabungan saham pengelola RS Hermina tersebut dalam pangkuan Astra menanjak signifikan. Tepatnya, menjadi 3,07 miliar eksemplar setara dengan porsi kepemilikan 20 perse. Mengalami lompatan secara drastis yaitu sekitar 9,58 persen.
Sebelum transaksi itu, Astra hanya mengemas saham Medikaloka Hermina 1,6 miliar lembar atau selevel dengan 10,42 persen. ”Transaksi dilakukan untuk kepentingan investasi,” tegas Gita Tiffany Boer, Corporate Secretary Astra.
Astra ternyata menampung saham dari empat petinggi Medikaloka Hermina. Yaitu, sebanyak 371,21 juta lembar senilai Rp686,74 miliar dari Yulisar Khiat, sang pengendali perseroan. Lalu, dari Meijani Wibowo 30 juta lembar Rp55,50 miliar.
Kemudian, membungkus 50 juta saham sejumlah Rp92,50 miliar dari Husen Sutakaria. Husen dan Meijani merupakan komisaris perseroan. Kemudian, Astra menadahi saham Binsar Parasian Simorangkir. Sang komisaris perseroan itu, melepas 30,73 juta lembar senilai Rp56,85 miliar. (*)
Related News
Akhiri 2025, Laba Grup Djarum (TOWR) Tembus Rp3,67 Triliun
Efek Selat Hormuz, CEKA Beber Harga Bahan Ini Melejit 10 Persen
Drop 129 Persen, INPP Boncos Rp98,59 Miliar
Kena Sanksi OJK, Ini Reaksi Bliss Properti (POSA)
Pendapatan Susut, Laba RATU Sentuh USD15,26 Juta
Siaga Lonjakan Listrik Saat Lebaran, PGEO Pastikan Pasokan Aman





