Market Bergairah, IHSG Siap Jebol 8.900
:
0
Seseorang berjalan di bagian teras depan gedung Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,27 persen menjadi 8.859. Sektor basic material membukukan kenaikan terbesar seiring lonjakan mayoritas harga komoditas logam. Serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela tidak terlalu direspons negatif pasar.
Sebaliknya, eskalasi geopolitik tersebut mendorong kenaikan harga mayoritas komoditas logam. Sementara saham-saham sektor asuransi menguat di tengah sentimen batas pemenuhan ketentuan modal minimum perusahaan asuransi tahap I mulai berlaku 31 Desember 2026, sesuai POJK no. 23 tahun 2023.
Mayoritas indeks bursa Asia ditutup menguat. Namun, Rupiah tersungkar menjadi Rp16.740 per dolar AS (USD), seiring mayoritas mata uang Asia cenderung terkoreksi. Pasar domestik menanti rilis data inflasi, dan neraca perdagangan. Inflasi Desember 2025 tercatat 2,92 persen YoY, naik dari November 2025 di kisaran 2,72 persen YoY.
Laju inflasi Desember 2025 tersebut merupakan level tertinggi sejak April 2024, namun masih dalam kisaran target Bank Indonesia (BI) di 1,5-3,5 persen. Surplus neraca perdagangan November 2025 menjadi USD2,66 miliar dari November 2025 di level USD4,34 miliar, karena ekspor susut 6,6 persen YoY, dan impor naik 0,46 persen YoY.
Secara teknikal, indikator MACD membentuk golden cross seiring penguatan Stochastic RSI area pivot. Itu juga ditopang kenaikan volume beli. So, indeks diprediksi berpeluang melanjutkan penguatan menguji level 8.900, sebelum menuju level psikologis 9.000. Menilik data itu, Phintraco Sekuritas menyarankan investor menjala saham EXCL, TLKM, ASII, TINS, dan DOID. (*)
Related News
Wartawan Foto Adu Jitu di Balik Lensa dan Joran
Daftar Top Losers Sepekan, Cek Saham Apa Saja
Daftar Saham Top Gainers Sepekan, BACH Pimpin Klasemen
IHSG Menguat Tipis 0,64 Persen Sepekan, Asing Net Buy Rp7,1 Triliun
Tren Diversifikasi Aset Digital di Tengah Pemulihan Pasar Kripto
Akhiri Juli IHSG Melesat ke 6.236, Dua Saham Bakrie Volume Teraktif





