EmitenNews.com - Chitose Internasional (CINT) tahun lalu mentabulasi rugi Rp9,09 miliar. Terpangkas 90 persen dari episode sama 2021 dengan jumlah rugi Rp98,86 miliar. Rugi per saham dasar menjadi Rp9,09 per unit dari periode sama 2021 sebesar Rp98,86 per eksemplar. 


Penjualan bersih Rp437,62 miliar, melesat 52 persen dari periode sama 2021 sebesar Rp287,14 miliar. Beban pokok penjualan Rp293,39 miliar, bengkak 7,5 persen dari edisi sama 2021 sebesar Rp272,84 miliar. Laba kotor Rp144,22 miliar, melambung 908 persen dari posisi sama 2021 senilai Rp14,30 miliar. Beban penjualan Rp69,02 miliar, bengkak dari Rp29,83 miliar. 


Beban umum dan administrasi Rp63 miliar dari Rp57 miliar. Beban keuangan Rp6,55 miliar dari Rp5,26 miliar. Bagian atas rugi bersih entitas asosiasi Rp7,42 miliar dari Rp1,64 miliar. Pendapatan bunga Rp124 juta dari Rp208 juta. Selisih kurs bersih Rp948 juta dari minus Rp736 juta. Lain-lain bersih Rp676 juta, terpangkas 96 persen dari periode sama 2021 sejumlah Rp19,04 miliar. 


Rugi sebelum beban pajak penghasilan Rp1,54 miliar, tereduksi 98 persen dari posisi sama 2021 sebesar Rp99,22 miliar. Beban pajak penghasilan Rp5,98 miliar, bengkak 692 persen dari episode sama 2021 surplus sebesar Rp1,01 miliar. Rugi tahun berjalan Rp7,52 miliar, terpotong 92 persen dari periode sama 2021 sebesar Rp98,21 miliar. 


Jumlah ekuitas Rp340,05 miliar, turun tipis dari edisi sama 2021 sebesar Rp349,51 miliar. Total liabilitas Rp151,99 miliar, melejit 6,1 persen dari posisi akhir 2021 sejumlah Rp143,18 miliar. Jumlah aset Rp492,05 miliar, turun tipis dari episode sama akhir 2021 sejumlah Rp492,69 miliar. (*)