Masuk Semester II 2023, Pefindo Kantongi Mandat Penerbitan Surat Utang BUMN Rp 24,67 T
:
0
EmitenNews.com -PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat nilai mandat penerbitan surat utang hingga paruh pertama 2023 sebesar Rp 61,3 triliun per 30 Juni 2023. Jumlah surat utang tersebut terdiri dari 41 perusahaan.
Rinciannya, 18 perusahaan merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan anak perusahaan dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Sisanya 23 perusahaan non-BUMN.
"Non BUMN masih mendominasi, total sekitar 23 perusahaan dengan rencana penerbitan mencapai Rp 36,6 triliun. BUMN dan anak perusahaan termasuk BUMD ada 18 perusahaan dengan rencana nilai penerbitan surat utang sebesar 24,7 triliun," ungkap Kepala Divisi Pemeringkatan Non Jasa Keuangan I Pefindo, Niken Indriarsih dalam konferensi pers, Selasa (18/7/2023).
Hingga paruh pertama tahun ini, penerbitan surat utang nasional mencapai Rp 45,98 triliun. Dari angka tersebut, Pefindo menangani penerbitan surat utang senilai Rp 31,12 triliun atau setara 67,85 persen dari total penerbitan surat utang nasional. Angka tersebut didominasi oleh perusahaan non BUMN yang nilainya mencapai Rp 17,98 triliun.
Terdiri dari obligasi senilai Rp 16,05 triliun dan sukuk Rp 1,93 triliun. Sementara total penerbitan surat utang perusahaan BUMN Grup tercatat sebesar Rp 13,14 triliun. Terdiri dari bond senilai Rp 9,5 triliun, MTN Rp 600 miliar, sekuritisasi Rp 297,7 miliar, dan sukuk Rp 2,74 triliun.
Related News
Hijau di Pembukaan, IHSG Senin Malah Berakhir Merosot Tinggalkan 6.400
Siapakah 48 Jawara dari 11 Sektor BEI di EmitenNews Awards 2026?
Gala VVIP EmitenNews Awards 2026 Dipandu Eksklusif Daniel Mananta
Risiko Gagal Bayar Rendah, Fitch Beri Rating 'AAA' Danantara
Dow Jones Anjlok, IHSG Siap Rebound
IHSG Terancam Bearish, Memangnya Kenapa?





