Melejit 78 Persen, Mandiri (MAHA) Kuartal I-2024 Raup Laba Rp73 Miliar
:
0
KERJA - Pekerja PT Mandiri Herindo tengah memelototi armada alat berat untuk mengangkut batu bara. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Mandiri Herindo Adiperkasa (MAHA) sepanjang kuartal I-2024 mengemas laba bersih Rp73,20 miliar. Melejit 78 persen dari periode sama tahun lalu senilai Rp41,02 miliar. Laba per saham dasar ikut terkerek menjadi Rp4,39 dari sebelumnya Rp3,28.
Pendapatan terkumpul Rp622,67 miliar, menanjak 36 persen dari posisi sama tahun lalu Rp455,36 miliar. Beban pokok pendapatan Rp489,11 miliar, bengkak dari tahun lalu Rp337,88 miliar. Laba kotor terakumulasi senilai Rp133,56 miliar, surplus 13 persen dari edisi sama tahun lalu Rp117,47 miliar.
Beban umum dan administrasi Rp49,88 miliar, bengkak dari tahun lalu Rp31,14 miliar. Pendapatan operasi lainnya Rp466,56 juta, turun dari Rp1,53 miliar. Beban operasi lainnya Rp279,96 juta, bengkak dari edisi sama tahun lalu Rp5,99 miliar. Laba usaha Rp83,85 miliar, turun dari posisi sama tahun 2023 senilai Rp87,86 miliar.
Pendapatan keuangan Rp4,59 miliar, melejit dari Rp1,51 miliar. Beban keuangan Rp9,34 miliar, bengkak dari sebelumnya Rp3,64 miliar. Laba investasi saham yang belum direalisasi Rp11,17 miliar, melambung 143 persen dari edisi sama tahun lalu minus Rp25,45 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan badan Rp90,28 miliar, melesat dari sebelumnya Rp60,26 miliar.
Laba tahun berjalan Rp72,16 miliar, tumbuh 75 persen dari edisi sama tahun lalu Rp41,02 miliar. Total ekuitas Rp1,88 triliun, naik dari akhir 2023 senilai Rp1,80 triliun. Jumlah liabilitas Rp707,51 miliar, turun dari episode akhir tahun lalu Rp746,42 miliar. Jumlah aset Rp2,58 triliun, menanjak dari akhir tahun lalu Rp2,55 triliun. (*)
Related News
Folago Global Nusantara (IRSX) Berhasil Cetak Laba Bersih di 1Q 2026
Pasok Modal Kerja Arutmin, BUMI Terbitkan Obligasi Rp1,8 Triliun
Pendapatan BUMI Tembus USD417 Juta Q1-2026, Laba Lompat 35,16 Persen!
Penjualan Lesu, Laba Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Drop Dobel Digit
Rampungkan Proyek Jumbo, Emiten Semen BUMN Ini Siap Serbu Pasar Ekspor
Penjualan Terkoreksi, Laba GJTL Tetap Tumbuh 7,77 Persen di Q1-2026





