Melorot 61 Persen, Laba Kusuma Kemindo (KKES) Sisa Rp5,65 Miliar per September 2022
:
0
EmitenNews.com—Perusahaan yang bergerak di industru manufaktur, perdagangan besar dan bahan kimia, PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (KKES) meraih laba bersih sebesar Rp5,65 miliar di Sepanjang periode Januari - September 2022. Perolehan ini turun 61,64% dibanding periode yang sama 2021 dengan laba bersih senilai Rp14,73 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang dikutip dari situs BEI, Selasa (29/11), lonjakan perolehan laba bersih selama periode sembilan bulan pertama 2022, terutama dipengaruhi peningkatan nilai penjualan neto 2,99 % (year-on-year) menjadi Rp167,66 miliar.
Namun, jumlah total beban pokok penjualan KKES selama sembilan bulan pertama tahun ini ternyata meningkat menjadi Rp134,26 miliar dari Rp130,15 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sehingga, laba bruto per kuartal III-2022 menjadi Rp33,39 miliar atau meningkat hingga 2,29 persen (y-o-y).
Per kuartal III-2022, KKES tercatat mengalami laba usaha sebesar Rp11,02 miliar, menurun dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya yang masih membukukan laba usaha senilai Rp12,60 miliar.
Selain itu, KKES juga meraih laba tahun berjalan untuk periode yang berakhir 30 September 2022, yakni sebesar Rp5,65 miliar. Pada periode yang sama di 2021, perseroan mampu mencatatkan laba tahun berjalan senilai Rp14,73 miliar.
Sementara itu, besaran total laba komprehensif per kuartal III-2022 sebesar Rp5,65 miliar. Kondisi ini menurun jauh dibandingkan dengan per kuartal III-2021 yang mencatatkan Rp14,73 miliar.
Per 30 September 2022, KKES terpantau memiliki jumlah liabilitas yang menurun menjadi Rp65,24 miliar dari Rp80,73 miliar pada 31 Desember 2021. Sedangkan, total ekuitas hingga akhir kuartal III-2022 tercatat senilai Rp61,66 miliar atau lebih lebih besar dibanding per akhir Desember 2021 yang mencapai Rp31,36 miliar.
Related News
SILO Ngebut di Awal 2026, Laba Melonjak Hampir 15 Persen!
LABA Terus Jualan Saham KRYA, Nilainya Tembus Rp6,63M di April 2026
Penjualan CLEO Meningkat 15,8 Persen Q1-2026, Tiga Pabrik Baru Dikebut
Kinerja Chitose (CINT) Tumbuh di Q1-2026, Target Segini di Akhir Tahun
Turnaround ICON dari Rugi Beruntun Jadi Laba Rp5,87 Miliar di 2025
GOTO Respons Perpres Ojol, Danantara Bakal Jadi Pemegang Saham?





