Membaca Arah IHSG Pasca RUPSLB BEI, Simak!
:
0
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: EmitenNews
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat tipis 0,31 persen ke level 5.282,31 pada perdagangan Rabu (28/10/2026).
Penguatan ini mengindikasikan technical rebound setelah indeks beberapa kali mendapat respons beli di area support.
Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda menyatakan secara teknikal, IHSG berpeluang melanjutkan technical rebound secara terbatas selama bertahan di atas support 5.182–5.118.
“Namun, tren masih bearish karena indeks berada di bawah MA20 (5.731) dan MA200 (6.899). MACD masih negatif, meski histogram yang menyusut mengindikasikan tekanan bearish mulai mereda,” kata Reza dalam risetnya, Kamis (29/10/2026).
Sementara itu, pasca Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar RUPSLB kemarin, hasil rapat tersebut dapat menjadi katalis positif jangka menengah hingga panjang.
Dalam gelaran RUPSLB BEI (28/10/2026), terdapat tiga agenda utama yang disetujui, meliputi perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka demutualisasi Bursa Efek; Alokasi laba ditahan Rp2 triliun serta pembagian dividen khusus Rp1,564 triliun yang merupakan pertama kalinya dilaksanakan dalam sejarah BEI; kemudian Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun Buku 2027.
“Bagi IHSG, hasil RUPSLB ini lebih tepat dipandang sebagai katalis positif jangka menengah hingga panjang daripada pemicu kenaikan indeks secara langsung,” kata Senior Analyst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta.
Menurut Nafan, persiapan demutualisasi dan penguatan infrastruktur berpotensi meningkatkan kepercayaan terhadap kelembagaan pasar modal.
Kendati begitu, arah IHSG dalam jangka pendek tetap akan dipengaruhi oleh arus dana asing, stabilitas rupiah, kondisi ekonomi domestik, serta perkembangan kebijakan indeks global.
“Dengan demikian, dampak positif RUPSLB terhadap pasar akan sangat bergantung pada kemampuan BEI menerjemahkan keputusan strategis tersebut menjadi peningkatan transparansi, likuiditas yang berkualitas, dan perlindungan investor yang terukur,” tutur Nafan.
Related News
Dorong Inovasi Bisnis Mahasiswa, ini Jawara BINUS Startup Vaganza 2026
Lanjut Rebound, IHSG Dibuka Melonjak 0,64 Persen ke 5.316
The Fed Tahan Suku Bunga, IHSG Lanjut Menguat
Bergerak Sideways, IHSG Jelajahi Level ini
Pegang Kas Rp1,2 Triliun, Pegadaian Siap Lunasi Obligasi
Dari TTS hingga Jeffrey Hendrik, IHSG Balik ke Level 10 Tahun Lalu





