Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan semester I 2023 tanpa audit PZZA yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (1/8/2023).

 

Sementara itu, jumlah kewajiban berkurang 4,04 persen dibanding akhir tahun 2022 menjadi Rp1,282 triliun.

 

Pada sisi lain, total ekuitas menyusut 4,8 persen dibanding akhir Desember 2022 menjadi Rp1,115 triliun.