Menukik 55 Persen, Indika Energy (INDY) Semester I-2023 Bungkus Sisa Laba USD89,8 Juta
:
0
EmitenNews.com - Indika Energy (INDY) semester I-2023 membukukan laba bersih USD89,8 juta. Menukik 55 persen dari posisi sama tahun lalu senilai USD200,65 juta. Dengan begitu, laba per saham dasar merosot ke level USD0,0172 dari episode sama tahun sebelumnya sejumlah USD0,0385.
Koreksi laba itu seiring pendapatan terkumpul USD1,67 miliar, susut 13 persen dari periode sama tahun lalu USD1,93 miliar. Beban pokok bengkak menjadi USD1,32 miliar, dari edisi sama tahun lalu sebesar USD1,27 miliar. Laba kotor terkumpul sejumlah USD349,93 juta, mengalami koreksi dari episode sama tahun lalu senilai USD668,86 juta.
Bagian laba bersih entitas asosiasi USD15,25 juta, melejit dari USD10,39 juta. Amortisasi aset tidak berwujud USD34,91 juta, susut dari USD68,03 juta. Beban penjualan, umum, dan administrasi USD119,17 juta, bengkak dari USd92,62 juta. Pendapatan investasi USD11,17 juta, melesat dari USD3,24 juta. Beban keuangan USD40,92 juta, turun dari USD53,14 juta.
Beban pajak final USD3,95 juta, naik tipis dari USD3,92 juta. Perubahan nilai wajar utang kontinjensi nihil dari USD5,61 juta. Lain-lain bersih USD885,26 ribu, melesat dari posisi sama tahun lalu minus USD5,46 juta. Laba sebelum pajak USD178,27 juta, anjlok dari USD453,68 juta. Beban pajak USD51,17 juta, susut dari USD225,14 juta.
Laba bersih periode berjalan USD108,86 juta, susut dari edisi sama tahun lalu senilai USD228,53 juta. Jumlah ekuitas USD1,34 miliar, naik tipis dari akhir 2022 sebesar USD1,34 miliar. Total liabilitas USD1,71 miliar, susut dari akhir tahun lalu senilai USD2,25 miliar. Jumlah aset USD3,06 miliar, turun dari akhir tahun lalu senilai USD3,59 miliar. (*)
Related News
Lunasi Pinjaman dari BRI, Puri Sentul Permai (KDTN) Jadi Lebih Sehat
Haru Nagita, IPO RANS Bukti Kreativitas Sejajar Sektor Ekonomi Lainnya
Inovasi Lean Construction PTPP Jadi Referensi di Forum Internasional
Ternyata Segini Kepemilikan Saham Kaesang di Emiten Udang Beku PMMP
PSAB Genjot Cadangan Baru, Pengeboran Emas Capai 6.770 Meter
DKFT Bor 276 Titik di Morowali Utara, Pacu Pengembangan Cadangan Nikel





