EmitenNews.com - Bentoel Internasional Investama (RMBA) per 31 Maret 2023 mencatat laba bersih Rp31,14 miliar. Melambung 625 persen dari episode sama tahun sebelumnya Rp4,29 miliar. Alhasil, laba per saham dasar menjadi Rp0,86 dari periode sama tahun lalu Rp0,12 per lembar. 


Penjualan Rp2,01 triliun, menanjak 10 persen dari edisi sama tahun lalu Rp1,82 triliun. Beban pokok penjualan Rp1,62 triliun, membengkak 9 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp1,48 triliun. Laba kotor Rp384,52 miliar, menanjak 12 persen dari episode sama tahun sebelumnya senilai Rp342,50 miliar. Beban penjualan Rp94,08 miliar, bengkak dari Rp66,50 miliar. 


Beban umum dan administrasi Rp123,46 miliar, bengkak para dari Rp58,66 miliar. Beban operasi lainnya bersih Rp23 juta, naik dari Rp244,62 miliar. Penghasilan lainnya bersih Rp102,60 miliar, anjlok dari Rp71,19 miliar. Subjumlah beba operasi Rp320,12 miliar, bengkak dari episode sama tahun sebelumnya sebesar Rp298,59 miliar. 


Laba usaha Rp64,39 miliar, menanjak dari Rp43,90 miliar. Beban keuangan Rp912 juta, susut dari Rp18,59 miliar. Penghasilan keuangan Rp95 juta, turun dari Rp117 juta. Laba sebelum pajak Rp63,58 miliar, melejit dari Rp25,42 miliar. Beban pajak penghasilan Rp32,42 miliar, bengkak dari Rp21,12 miliar. Laba tahun berjalan Rp31,16 miliar, naik dari Rp4,29 miliar. 


Jumlah aset Rp6,76 triliun, melonjak dari posisi akhir tahun sebelumnya sebesar Rp6,73 triliun. Total liabilitas Rp2,68 triliun, membengkak dari periode akhir tahun sebelumnya senilai Rp2,14 triliun. Jumlah aset Rp9,45 triliun, menanjak signifikan dari episode sama tahun sebelumnya Rp8,87 triliun. (*)