EmitenNews.com - Pengelola gerai Alfamidi yakni PT. Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) berencana melakukan pemecahan nilai nominal saham (stosk split) dari nilai nominal Rp100 per saham akan menjadi Rp10 per saham atau rasio 1:10.
Suantopo Po Direktur dan Corporate Secretary MIDI dalam keterangan resmi Kamis (26/1) menyampaikan bahwa stock split bertujuan untuk membantu meningkatkan daya tarik investor atas saham perseroan dengan menjadikan harga saham perseroan menjadi lebih terjangkau khususnya bagi investor ritel.
Selain itu dapat meningkatkan jumlah saham Perseroan yang beredar di Masyarakat serta memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para Investor khususnya Investor ritel untuk dapat berinvestasi pada saham Perseroan.
"MIDI juga berharap dengan adanya stock split ini akan ada peningkatan likuiditas perdagangan pada saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI),"tuturnya.
Suantopo menjelaskan, jumlah saham sebelum stock split itu sejumlah 2.882.353.000 lembar atau dengan nilai nominal Rp100 per saham dan Pasca stock split maka nilai nominal saham MIDI akan Rp10 per saham dengan jumlah sebanyak 28.823.530.000 lembar saham.
Related News
Penuhi Free Float 15 Persen, Pengendali RELI Divestasi Jutaan Lembar
Perkuat Dominasi Perluas Jaringan, Alfamart (AMRT) Buka 323 Gerai
Senyap! Mantan Bos BCA, Setijoso Ternyata Pegang 1,16% Saham GJTL
Emiten Istri Aguan Dirikan "Oriental Kopi" Bareng Investor Malaysia
Tender Sukarela EDGE Minim Partisipasi, Baru 4,46 Persen dari Target
Dua Direktur AKRA Divestasi Saham Rp7,41 Miliar di Awal Agustus





