MMIX Genjot Ekspansi, Gandeng Sariayu hingga Bangun Pabrik Baby Diaper
:
0
Potret manajemen PT Multi Medika Internasional (MMIX). Foto: EmitenNews/Rifki
EmitenNews.com - PT Multi Medika Internasional (MMIX) berhasil mengantongi kerja sama strategis dengan PT Sari Ayu guna memperluas memperluas bisnis ke pasar tradisional dan sektor Fast-Moving Consumer Goods (FMCG).
Direktur Utama MMIX, Mengky Mangarek menyampaikan, atas kerja sama tersebut perseroan memproyeksikan membuka 300 ribu toko baru di pasar tradisional. Karena itu, MMIX membidik target penjualan di tahun 2026 sebesar 25,30 persen atau setara Rp288 miliar.
"Baru dua minggu lalu menandatangani kerja sama dengan PT Sariayu Indonesia. Dipelopori ibu Marta Tilaar yang terkenal di sektor health and beauty. Hal inilah yang kita harapkan bisa menambah pertumbuhan sampai 90 persen dari sales," ujar Mengky dalam public expose MMIX, Jumat (26/6).
Sementara itu, terkait alokasi belanja modal atau Capital Expenditure (capex), MMIX menyatakan telah mengumpulkan akumulasi dari laba bersih hingga mencapai Rp28 miliar. Namun, perseroan tetap membuka potensi peningkatan capex hingga 20 persen.
Perseroan akan fokus menginvestasikan anggaran tersebut pada lini produk yang telah memiliki pasar pasti atau captive buyer, seperti popok bayi dan tisu basah.
Selain itu, perseroan juga akan membuka pabrik Baby Diapers, yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan profitabilitas perusahaan, menjaga kualitas produk, keterjaminan supply-chain, mengurangi ketergantungan impor dan resiko nilai tukar mata uang sekaligus memperkuat industri manufaktur dalam negeri.
Sementara itu, pada Kuartal I 2026, MMIX membukukan pendapatan sebesar Rp50,1 miliar, meningkat 2,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp48,8 miliar. Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan tersebut, laba bersih Perseroan juga meningkat signifikan menjadi Rp1,5 miliar, atau tumbuh 20,6% dibandingkan Kuartal I 2025.
Di sisi inovasi produk, MMIX terus memperluas kategori produk melalui peluncuran berbagai produk baru, antara lain Mini Wet Wipes, Travel Tissue, serta Adult Diapers di paruh kedua tahun 2026.
Saat ini Perseroan memiliki jaringan distribusi yang kuat dengan lebih dari 75 distribution center dan menjangkau lebih dari 50.000 titik penjualan di seluruh Indonesia melalui jaringan modern trade, general trade, farmasi, hotel restoran kafe (horeka), B2B serta e-commerce.
Dari sisi pasar, Perseroan melihat peluang besar pada industri popok bayi nasional yang diperkirakan terus bertumbuh, sehingga menjadi salah satu fokus utama pengembangan bisnis perseroan ke depan.
Related News
BREN Jadwal Dividen USD30,5 Juta, Cum Date 2 Juli
Hibah Lahan Meikarta ke Negara Bukan Rp6 Triliun, Segini Angkanya
WTON Catat Lonjakan Skor ESG 71, Tarik Atensi S&P Global
Pendapatan 2025 Melonjak 317 Persen, KOTA Bidik Kinerja Kian Progresif
INDF Bagi Dividen Rp290 per Saham, Fokus Jaga Pangsa Pasar dan Profit
PPRE Lepas 100 Persen Saham Lancarjaya Rp1,6T dan Tunjuk Dirkeu Baru





